6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bau mulut yang tak sedap tentunya sangat menggangu. Banyak orang yang beranggapan kalau bau mulut terjadi karena adanya masalah pada gigi, seperti gigi berlubang yang mengalami infeksi.
Rupanya bau mulut bukan hanya dipicu karena masalah pada gigi tapi juga karena kurangnya volume saliva atau ludah. Hal ini dijelaskan oleh drg. Rizki Amelia Sari dalam acara Ngobras Dream.co.id, 15 Juli 2020.
" Bisa saja bau mulut karena volume ludahnya sedikit. Jadi, ludah itu di mulut punya tugas untuk membersihkan/ mengguyur lah supaya cukup bersih. Untuk membersihkan sisa makanan," kata drg Rizki.
Bagi orang yang memiliki volume ludah yang sedikit, cenderung lebih sering mengalami gangguan mulut. Penasaran mengapa ada orang yang memiliki volume ludah sedikit?
" Volume ludah sedikit karena habit, psikologis, hormon, obat. Misalnya obat jantung, volume ludah jadi berkurang, menimbulkan bau mulut," kata drg Rizki.
Kebiasaan merokok dan minum minuman alkohol jadi salah satu pemicu volume ludah jadi di bawah normal. Stres, kurang tidur dan depresi juga bisa memicu kurangnya produksi air liur yang jika dibiarkan bisa memicu bau mulut.
Jika Sahabat Dream sering merasa mulut kering, kerap sariawan dan bau mulut, cobalah untuk memperbanyak minum air putih. Konsumsi buah kaya vitamin. Jika dirasa sangat menganggu, jangan ragu untuk konsultasi langsung dengan dokter gigi.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
