Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Donor Darah
Dream - Sahabat Dream pernah mendengar penyakit thalassemia? Penyakit ini merupakan kelainan darah yang diturunkan secara genetik dari orang tua. Thalassemia membuat penderitanya mengalami anemia atau kurang darah yang cukup parah.
Kondisi kurang darah akan memicu kelelahan hebat, mengantuk, hingga sesak napas. Thalasemia perlu diwaspadai, terutama yang berat atau disebut thalasemia mayor, karena bisa menyebabkan gagal jantung, gangguan hati, hingga kematian.
Penderita thalassemia mayor membutuhkan transfusi darah tiap 3 minggu hingga 1 bulan sekali. Nah, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini rupanya stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) sangat kurang.
Hal ini diungkapkan oleh Aditya Putra Nasir, salah satu penderita Thallasemia yang tergabung dalam Thalassemia Movement. Ia dan banyak pasien thalassemia, kesulitan untuk mendapatkan stok darah.
" Harusnya aku transfusi tapi ternyata pasokan darah gak ada stok. Sama sekali gak ada stok darah, kita sudah 3-4 bulan kesusahan untuk dapat darah, mungkin karena orang takut ke PMI kali ya," katanya dalam wawancara bersama Dream.co.id di acara Ngobras, 13 Juli 2020 kemarin.
Bagi Sahabat Dream yang sehat dan dalam kondisi baik, usahakan untuk mendonorkan darah ke PMI. Protokol kesehatan di PMI sangat ketat. Stok darah yang nantinya didonorkan bukan hanya untuk penderita thalassemia, tpai juga penyakit lain yang membutuhkan darah.
Adit bercerita, jika memang stok darah sudah tak ada, dia bahkan bisa mencari sendiri orang-orang di depan PMI agar bisa mendonorkan darah untuknya.
" PMI protokol medisnya sangat-sangat ketat, gak ada yang perlu ditakutkan kalau mau donor. Misalkan kekurangan pendonor, nanti biasanya aku di depan PMI akan mencari orang-orang di depan PMI untuk donor," kata Adit.
Mendonorkan darah tak akan berdampak buruk bagi kesehatan. Justru sebaliknya, bisa menjaga kesehatan jantung dan membuat darah mengalir lebih lancar, termasuk meningkatkan produksi sel darah merah.
Donor darah juga bisa menjaga level zat besi dalam darah tetap normal. Banyak manfaatnya, bukan? Yuk donor darah untuk bantu penderita thalassemia.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya