Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Kabar Penuh Harap Perkembangan Terbaru 3 Calon Vaksin Corona

Reporter : Ulyaeni Maulida
Jumat, 24 Juli 2020 16:48
Kabar Penuh Harap Perkembangan Terbaru 3 Calon Vaksin Corona
Perkembangan vaksin corona kini telah mencapai tahap ke-3.

Dream – Vaksin corona hingga kini masih terus dikembangkan sejumlah perusahaan farmasi dan para ahli. Beberapa di antara calon vaksin itu diklaim sudah memasuki tahap akhir dengan hasil yang semakin menjanjikan. Vaksin dianggap menjadi satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran virus covid-19.

Seperti Moderna, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, mengumumkan bahwa uji klinis tahap II. Sementara Sinovac Biotech, perusahaan farmasi asal Tiongkok dan Astra Zeneca yang bekerja sama dengan Universitas Oxford, juga telah melakukan tahap serupa.

Sinovac telah bekerja sama dengan beberapa negara, yaitu Bangladesh, Brasil, dan Indonesia untuk melakukan uji coba klinis tahap III.  

Tiga Kandidat Vaksin Corona

Berbagai tahap uji coba klinis dilakukan sebelum akhirnya sampai pada tahap perizinan. Dan setelah beberapa waktu yang cukup lama, terdapat tiga kandidat vaksin yang paling menjanjikan

1 dari 4 halaman

Vaksin dari Sinovac

Sinovac, perusahaan asal Tiongkok kini telah melakukan uji coba klinis tahap III. Pengujian vaksin ini akan dilakukan dibeberapa negara, salah satunya di Indonesia. Rencananya uji tahap ketiga dengan cara menyuntikkan vaksin ke manusia ini akan dilakukan pada Agustus mendatang.

Uji coba yang diperkirakan berlangsung selama enam bulan itu, akan digawangi oleh PT Bio Farma yang bekerja sama dengan Universitas Padjajaran.

Jika uji tahap III ini berhasil dan mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maka kemungkinan vaksin dapat diproduksi massal pada kuartal pertama tahun 2021.

Cara kerja vaksin Sinovac ini adalah dengan melemahkan virus penyebab covid-19. Dan sistem imun tubuh akan membuat sebuah sistem kekebalan. Sehingga bila terpapar virus covid-19, maka sistem imun akan mengenalinya dan siap untuk melawan virus tersebut.

2 dari 4 halaman

Vaksin dari Astra Zeneca

Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan Astra Zeneca dan Universitas Oxford Inggris. Hingga saat ini uji coba klinis vaksin telah memasuki tahap III. Di Inggris vaksin ini tengah menjalani uji coba klinis tahap II dan III. Serta uji coba tahap III di Brazil dan Afrika Selatan.

Cara kerja vaksin ini adalah menggunakan metode viral vector vaccines. Yaitu vaksin yang berisi gen virus corona dan disuntikkan ke dalam sel tubuh. yang akan memicu respon dari sistem kekebalan tubuh yang nantinya akan dapat melindungi dari virus covid-19.

Sementara itu, vaksin yang bisa digunakan untuk masyarakat luas baru bisa dipasarkan setelah hasil uji coba klinis tahap III berhasil dan perizinan distribusi bisa keluar.

3 dari 4 halaman

Vaksin dari Moderna

Vaksin ini akan mulai memasuki tahap III pada 27 Juli mendatang. Dalam pengujian ini sebanyak 30 ribu orang dari 87 lokasi berbeda di Amerika Serikat akan diikutsertakan.

Puluhan ribu orang tersebut akan menerima vaksin dengan dosis 100 mikrogram. Lalu 29 hari setelahnya akan diberikan dosis tambahan yang sama. Nantinya orang-orang tersebut ada yang akan dikelompokkan dalam kelompok placebo.

Apabila penelitian tahap akhir ini nantinya berhasil, maka kemungkinan pada awal tahun 2021, vaksin tersebut sudah bisa di produksi massal.

4 dari 4 halaman

Butuh Waktu Yang Lama

Vaksin Virus Corona Covid-19

Proses pengembangan sebuah vaksin memang membutuhkan waktu yang lama. Berbagai taha uji coba dilakukan untuk mendapatkan hasil yang benar-benar efektif melawan virus.

Umumnya ada enam tahapan untuk memastikan bahwa sebuah aman dan siap untuk digunakan. Yaitu:

  1. Proses perancangan vaksin

    Tahapan pertama ini, merupakan tahap awal bagi para peneliti untuk mengenali dan mempelajari virus. Mencari tahu bagaimana cara sistem kekebalan tubuh dapat mengenalinya. Dan membuat pertahanan untuk melindungi tubuh.

  2. Pengujian pada hewan

    Pada tahap ini vaksin yang telah dibuat, diuji pertama kali pada hewan. Vaksin yang disuntikkan tersebut berfungsi untuk mengetahui efektifitas dan efek samping dari vaksin.

    Namun, pada kasus virus corona, tahapan ini tidak dilakukan. Alasannya adalah untuk menghemat waktu. Sehingga vaksin lebih cepat untuk diproduksi.

  3. Uji klinis fase ke-1

    Pengujian ini dilakukan pada manusia. Untuk melihat efektifitas dan efek samping dari vaksin. Biasanya pada uji klinis fase ke-1, masih menggunakan sampel yang sedikit.

  4. Uji klinis fase ke-2

    Pengujian ini juga dilakukan pada manusia. Bedanya adalah sampel yang digunakan lebih banyak. Sehingga nantinya didapatkan analisis yang lebih mendalam.

  5. Uji klinis fase ke-3

    Pada pengujian ini semakin banyak sampel yang dilibatkan. Dan waktu yang digunakan juga semakin lama.

  6. Persetujuan berdasarkan regulasi

    Jika semua tahap uji coba klinis sudah berhasil dilewati dan menunjukkan hasil yang baik, maka tahap selanjutnya adalah mendapatkan persetujuan dari lembaga yang berwenang dari masing-masing negara. Misalnya di Indonesia, maka butuh persetujuan BPOM untuk mendapat perizinan agar vaksin dapat di produksi massal.

 

Untuk itu, sembari menunggu vaksin berhasil melewati berbagai tahapan uji coba, maka kiat tetap harus menjaga diri. Dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat berpergian, serta menjaga jarak aman saat berada dikeramaian.

(Sumber: sehatq.com)

 

Beri Komentar