Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Desainer kenamaan Dian Pelangi rupanya kerap mencuri waktu di sela mengikuti ajang peragaan busana di luar negeri. Dia memanfaatkan sisa waktu yang ada meski sangat singkat untuk solo traveling.
Wanita berusia 26 tahun ini nyaman bepergian sendiri. Meski cara itu diakui sering membuatnya kesulitan saat ingin mengambil foto. Dian pun berkenan membagikan pengalamannya sebagai tips bagi para solo traveler.
" Kan aku sendirian. Paling aku nawarin duluan " Do you want me to take your picture?" Aku fotoin. Pas sudah, dia nanya balik mau difotoin nggak, ya sudah mau. Jadi jurusnya gitu," ujar Dian ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dian juga punya jurus anti repot saat solo traveling. Dia tak perlu membawa koper saat pindah dari satu ke tempat lainnya karena hanya dalam satu hari.
" Jadi aku kalau traveling itu nggak pernah nginep jadi sehari pulang-pergi, jadi nggak bawa koper. Cuma bawa diri sama bawa tas. Jadi naik kereta dua jam di sana sendiri, cari tourist attraction sendiri," jelas Dian.

Bagi Dian, solo traveling mengajarkan untuk lebih mandiri. Pengusaha muda ini juga menyarankan agar tidak perlu khawatir saat berpergian sendiri, terutama di luar negeri.
" Benar-benar pembelajaran buat aku kemandirian itu seperti apa. Nggak perlu takut diculik atau apa," tuturnya.
(Sah)
© Dream
Dream - Desainer kenamaan Dian Pelangi sukses memamerkan karyanya di Paris FashionWeek 2018, Rabu, 4 Oktober 2017. Meskipun mendapat respon yang positif di akhir show, ternyata ada cerita tak menyenangkan di back stage.
Sesaat sebelum para model berjalan di catwalk, Dian mengaku mendapat perlakuan diskriminatif dari pihak penyelenggara. Meski tak menjelaskan perlakuan seperti apa, Dian mengatakan masih banyak masyarakat Perancis yang belum ramah pada wanita hijab.
Di Paris, lanjut Dian, ternyata banyak masyarakat belum bisa menerima hijab dengan tangan terbuka. Bahkan saat show, model yang akan memamerkan karyanya diminta untuk melepas hijabnya.

" Aku ditanya,'Dian kamu full hijab? Copot dong lima, kita nggak mau kontroversial kalau full hijab' aku bilang nggak mau. Aku kekeuh, desainer kan nggak mau diatur," ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 17 Oktober 2017.
Dengan perjuangannya, Dian pun akhirnya bisa menggelar show tanpa harus membukahijab para modelnya. Bahkan dia menjadi satu-satunya desainer yang menggelar fashion show hijab dalam perrhelatan itu.
Tak hanya berhenti sampai disitu, diskriminasi lain juga dialami saat Dian hendak makan di sebuah restoran. Dian mengaku tidak dilayani oleh pengelola restoran lantaran mengenakan hijab.

" Aku panggil waiternya bilang 'wait' terus sampai satu setengah jam ada di sana ya sudah aku tinggalin saja. Jadi memang beberapa orang nggak apreciate dengan hijab," cerita Dian.
Hal inilah yang membuat Dian salut dengan muslimah Paris yang masih tetap hijab. Dia juga memahami jika faktor diskriminasi membuat para Muslimah belum bisa mengenakan hijab sepenuhnya.
" Mereka belinya juga bukan kerudung tapi syal ya. Yang penting buat mereka pakai rok dan baju panjang. Makanya saya maklumi saja kalau mereka masih kelihatan leher karena diskriminasi," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam