Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Friendship Highway
Dream - Mungkin banyak yang berpikir traveling lewat jalur darat sangat membosankan. Waktu perjalanan yang lama dan tingkat kelelahan selama di kendaraan menjadi alasan yang paling dominan.
Padahal, jalur darat kerap menyimpan sesuatu yang tak pernah terbayangkan. Mulai dari pemandangan yang indah hingga pengalaman seru.
Hal tersebut bisa didapat di mana saja, termasuk ketika traveling di negara Asia. Kamu bakal dapat banyak fenomena unik dan menarik untuk diceritakan.
Seperti melintasi jalur bersejarah, menemukan monumen kuno, atau menjumpai fatwa endemik yang hanya ada di suatu daerah.
Untuk bisa menikmati pemandangan tersebut, kamu bisa memilih rute terbaik. National Geographic dalam artikelnya berjudul, “ Traveling Asia’s Record-Setting Roads” mengulas rute-rute menarik di Asia.
© Friendship Highway
Friendship Highway terdapat di Khunjerab Pass yang menghubungkan wilayah Xinjiang, China dengan wilayah Khyber Pakhtunkhwa dan Gilgit-Baltistan, Palestina.
Jalur ini disebut-sebut sebagai jalan internasional beraspal tertinggi di dunia. Medannya relatif berat, namun menawarkan pemandangan luar biasa seperti lanskap gletser Pegunungan Karakoram.
Jalan ini membentang di ketinggian 4.693 meter dan sangat cocok bagi penggemar pendakian.
© Photo by Smit Shakya on Unsplash
Rute ini menyimpan sejarah peradaban Asia. Grand Trunk Road merupakan salah satu jalur tertua di Benua Asia.
Jalur ini juga dikenal dengan Gernaili Sadak atau Sadak-e Azam, yang berarti Jalan Besar. Jalur dengan panjang 2.500 kilometer ini dibangun Sher Shah Suri.
Dulu, jalan ini merupakan jalur perdagangan utama India dan negara-negara Asia Barat. Rute ini menghubungkan Kota Purusgapura, Takshashila, Hastinapura, Kanyakubja, Prayag, Pataliputra dan Tamralipta.
© Gunung Doi Chang, Thailand
Thailand rupanya memiliki jalur darat yang unik dan cocok untuk berwisata. Jalur yang membentang di wilayah Provinsi Chiang Rai ini sedang diupayakan untuk masuk dalam daftar rekor dunia baru.
Jalur ini menyuguhkan pemandangan Gunung Doi Chang yang menakjubkan. Lanskapnya menanjak hingga ketinggian 1.962 meter di atas permukaan laut.
Di sepanjang jalur ini, wisatawan melintasi Taman Nasional Lam Nam Kok. Jalur ini juga akan dijadikan jalur wisata ekstrem yang sedang dilirik oleh perusahaan asing.
Meski medannya sangat sulit, banyak perusahaan tertarik menjadikannya sebagai kawasan wisata. Mereka pun merancang berbagai antisipasi keamanan agar para wisatawan merasa nyaman.
© Ilustrasi kemacetan
Jalanan macet rupanya juga bisa masuk daftar jalur unik. Bahkan ada yang sampai memecahkan rekor dunia.
Seperti jalur yang terbentang antara daerah otonomi Mongolia Dalam hingga Beijing di China. Jalur sepanjang 100 Kilometer ini terkenal sebagai jalan termacet di dunia.
Para Agustus 2010, kemacetan di jalur ini membuat para pengemudi terdampar di jalanan selama 12 hari. Bukan karena cuaca buruk atau bencana alam, kemacetan parah terjadi akibat banyaknya kendaraan besar yang menghalangi pandangan.
© AH47 Asian Highway. Sumber: Pixabay
Jalur satu ini merupakan jalan terpanjang di dunia. Panjangnya mencapai 141 ribu Kilometer dan menjangkau hingga 32 negara.
Jalur ini dibagi menjadi beberapa bagian dari AH1 hingga AH87. Sementara bagian terpanjangnya ada di titik AH1 sejauh 20.557 kilometer dari Tokyo hingga perbatasan Turki-Bulgaria.
Berkendara di jalur ini, kamu bisa melintasi sejumlah negara di Benua Asia. Beberapa di antaranya yaitu Korea, China, beberapa negara Asia Tenggara, India, Pakistan, Afganistan, dan Iran
Menarik ya, Sahabat Dream?
Sumber: National Geographic
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya