Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minyak Zaitun (Foto: Shutterstock)
Dream - Lemak seringkali dianggap kurang sehat bagi kesehatan. Padahal, lemak merupakan jenis makronutrien yang sama seperti protein dan karbohidrat.
Yang artinya, Sahabat Dream membutuhkan lemak agar tetap sehat dan bugar. Kamu hanya perlu memilih jenis lemak yang tepat agar tidak berlebihan.
Dilansir dari Times of India, berikut jenis lemak sehat yang perlu dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian.
Kacang Kenari
Kacang kenari rata-rata mengandung 65 persen lemak dan 15 persen protein. Sebanyak 100 gram kacang kenari mengandung 65 gram lemak, tapi ini belum termasuk baik untuk penurunan berat badan karena berkalori tinggi.

Namun, peneliti menyatakan bahwa kacang kenari tidak meningkatkan potensi obesitas. Kacang kenari kaya akan antioksidan dan vitamin yang dapat menyehatkan otak serta jantung. Kacang kenari juga dapat menunda lapar.
Minyak zaitun sangat sehat dan dianjurkan dikonsumsi saat diet. Lemak yang terkandung dalam minyak zaitun diklaim lebih sehat.

Selain itu, minyak zaitun mengandung vitamin E, K seeta antioksidan. Tidak hanya membantu penurunan berat badan, minyak zaitun juga dapat mengatasi peradangan, menurunkan tekanan darah serta mengontrol kadar kolesterol.
Telur secara keseluruhan diklaim kurang sehat karena lemak serta kolesterol yang tinggi pada kuningnya. Sebanyak 62 persen kalori dalam telur berasal dari lemak.

Di samping lemak, kuning telur juga mengandung mikronutrien seperti zat besi, vitamin B, B12 dan D yang tidak terkandung pada bagian putihnya.
Jika hanya mengonsumsi putih telur, kamu akan kehilangan mikronutrien. Oleh karena itu, mengonsumsi telur sangat bermanfaat untuk diet, kaya akan protein serta mengenyangkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya