Jakarta Fashion Food Festival 2018 (JFFF)
Dream - Fashion dan kuliner kini tak lepas dari gaya hidup masyarakat. Ya, semua orang butuh tampil mempesona dalam balutan busana indah. Begitu juga dengan lidah yang ingin dimanjakan dengan kuliner nusantara dan internasional.
Keduanya kini dihadir dalam pagelaran Jakarta Fashion Food Festival (JFFF) 2018. Bekerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta, Summarecon menyuguhkan inspirasi busana dari desainer kenamaan Indonesia dan deretan kuliner menggugah selera yang merupakan warisan kekayaan nusantara.
Acara ini berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Digelar ke-15 kalinya, tahun ini akan hadir mulai 5 April-6 Mei 2018 di Summarecon Kelapa Gading, Jakarta Utara.
" Kehadirannya telah menjadi sebuah program yang konsisten untuk terus melestarikan serta mengembangkan nilai budaya dan kekuatan perekonomian Indonesia melalui industri mode dan kuliner yang berbasis budaya," ujar Soegianto Nagaria Chairman JFFF di Museum Nasional.
Soegianto mengatakan JFFF kembali menghadiri rangkaian acara Fashion Festival dan Food Festival. Seperti biasa, partisipan dalam JFFF didominasi oleh UKM, produk lokal berkualitas, serta jajaran desainer dan instansi mode Tanah Air.

Acara Preview JFFF 2018 ini dibuka oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan. Pemerintah berharap dengan acara tahunan ini dapat mempertahankan budaya serta mempromosikannya ke dunia luar.
Pada Preview Fashion Festival ini menghadirkan peragaan koleksi dari brand lokal, Lakon Indonesia, serta beberapa desainer yang akan tampil di JFFF 2018 diantaranya Albert Yanuar dan Yosafat Dwi Kurniawan. Preview ini juga menampilkan koleksi Jenahara, Marga Alam, Mayaratih, Happa by Mel Ahyar, dan Eddy Betty.
Katharina Luandha yang terpilih sebagai Face Icon JFFF 2018 pada juga tidak ketinggalan tampil mengenakan busana Eddy Betty, desainer yang nantinya akan tampil pada puncak acara Fashion Festival, JFFF Awards, mengangkat kebaya bertema “ Kinasih”.
Terakhir acara ini menyuguhkan deretan kuliner khas Nusantara yang nantinya ditemukan pada Food Festival Kampoeng Tempo Doeloe (KTD) 2018. Tahun ini KTD mengangkat Soto Nusantara yang sekaligus mendukung program Bekraf untuk mempromosikan Soto “ A Spoonful of Indonesian Warmth” ke dunia. Sebagai tahap pertama, tim telah melakukan Kurasi Soto di beberapa wilayah Indonesia, serta dilanjutkan dengan Kompetisi Soto Indonesia.
Advertisement

Persahabatan yang Kuat Bisa Memperkuat Kesehatan Mental dan Fisik Milik Seseorang

Fakta di Balik Kemampuan Orang Bajo Melihat Lebih Jelas saat Berada di Bawah Air

Cara Menghindari Kelelahan Mengambil Keputusan yang Kita Lakukan

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan