Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Sakit Perut (Foto: Baby Center)
Dream - Salah satu gangguan pada anak adalah sembelit atau susah buang air besar. Pemicunya sangat beragam, bukan hanya asupan makanan atau minuman.
Salah satunya adalah toilet training atau latihan menggunakan toilet. Pada saat anak dilatih menggunakan toilet, mereka mencoba menahan buang air besar.
Begitu sampai di toilet anak malah tak mau buang air besar atau merasa takut. Kebiasaan menahan ini akan membuat kotoran menjadi keras dan dengan mudah memicu sembelit.
Beberapa anak juga masih merasa takut ke toilet sendiri. Ketika tak ada orang yang menemani, mereka lebih memilih menahannya.
" Proses toilet training memang memakan waktu tapi sebaiknya buat suasananya jadi menyenangkan dan tidak membuat takut si kecil. Jangan juga terlalu memaksakan sehingga membuat anak malah jadi tak mau ke toilet," ujar James Hoover, seorang dokter anak.
Pemicu lainnya adalah alergi terhadap makanan tertentu. Reaksi alergi bisa berbagai macam, salah satunya adalah sembelit.
Misalnya jika anak alergi produk susu sapi, tubuh akan sulit mencernanya, proses buang air besar pun akan menyakitkan. Meskipun ada juga reaksi alergi yang berupa diare.
Ada penyebab sembelit pada anak yang seringkali tak disadari yaitu dehidrasi. Ketika tubuh kekurangan air proses pencernaan akan sangat berpengaruh. Buang air pun bisa sangat menyakitkan.
Pastikan si kecil banyak minum, saat bermain. Biasanya ketika sibuk bermain mereka malas untuk minum. Berikan juga buah-buahan kaya serat dan air seperti melon, semangka, wortel dan apel.
(Sumber: Bellybelly)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya