Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sumber: Shutterstock
Dream - Bagi sebagian orang, ransel sudah jadi sahabat yang sangat dekat. Tas punggung ini memang paling pas digunakan untuk membawa segala jenis barang tanpa harus membatasi gerak tangan kita.
Meski nyaman, bukan berarti ransel tidak berbahaya. Apalagi jika barang yang kita bawa terlalu berat, dapat berdampak buruk pada tubuh.
Dikutip dari Reader’s Digest, 80 persen orang dewasa yang mengalami sakit punggung bagian bawah, memiliki pengalaman membawa ransel yang terlalu berat. Masalah ini juga sangat berpengaruh pada anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan.
Memakai ransel setiap hari memang lebih praktis dan mudah namun tetap perlu memperhatikan berat bebannya. Jangan sampai berakibat buruk pada tubuh.
© Sumber: Pixabay
Beban berat dapat menyebabkan banyak masalah pada tubuh, terutama tulang belakang. Ada beberapa masalah yang bisa muncul akibat menggendong ransel terlalu berat.

Pertama, postur tubuh dapat berubah terutama pada anak-anak. Hal ini terjadi karena punggung dan pundak terbebani sehingga menghambat perkembangannya.
Masalah pada tulang belakang juga menjadi salah satu akibat dari terlalu sering memakai ransel dengan beban berat. Penjajaran tulang belakang akan terganggu dan dapat menimbulkan rasa nyeri.
Kemudian, risiko arthritis meningkat karena beban yang berat di bagian belakang tubuh. Kinerja sendi tulang belakang, pinggul dan lutut menjadi semakin keras. Selain itu, otot bisa melemah dan mudah sakit kepala.
© Sumber: Pixabay
Untuk mengatasi akibat dari pemakaian ransel yang berat setiap hari, bisa dengan beberapa cara. Pertama, kurangi beban ransel pada anak.
Peralatan sekolah anak memang sangat banyak, membuat ranselnya penuh dan berat. Apabila anak-anak dibiarkan terus menerus memakai ransel yang berat, pertumbuhan sendi tulang belakangnya bisa terganggu.
Kurangi beban pada ransel agar risiko pertumbuhan tulang yang terhambat.

Berikutnya, periksa beban ransel sebelum digunakan. Cara ini dapat mengurangi dampak buruk akibat ransel terlalu berat.
Cara terakhir, gunakan ransel yang nyaman. Pilih ransel yang terasa nyaman saat dipakai sehingga beban terasa ringan.
Sumber: Reader’s Digest
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya

Waspada! 4 Ciri Pesan Penipuan Online yang Sering Bikin Korban Panik dan Kehilangan Uang
