Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Asap Putih Dari Knalpot Mobil (Foto: Shutterstock)
Dream – Knalpot ada di semua model mobil konvensional. Pipa berlubang ini berfungsi sebagai tempat mengalirkan gas hasil pembakaran dari ruang bakar di bagian mesin.
Meski hanya menjadi alat pembuangan, knalpot memiliki peran vital. Dengan melihat warna asap yang keluar, kamu bisa mengetahui kondisi mesin mobil.
Biasanya kita baru akan khawatir saat melihat asap hitam pekat keluar dari knalpot. Ini merupakan pertanda ada masalah serius di bagian mesin. Sebaliknya, kamu akan merasa tenang melihat asap tak berwarna yang berhembus.
Namun bagaimana jika asap yang keluar dari knalpot itu berwarna putih pekat? Apakah tanda ada masalah di mobil kita?
Mengutip laman Auto2000, Senin 5 Agustus 2019, asap putih ternyat termasuk salah satu tanda ada yang tak wajar dengan kendaraan kita. Jika sudah terlihat asap putih, kamu harus waspada dan segera mengecek ke bengkel.
Menurut Deni Andrian Kepala Bengkel Auto2000 Cibinong, mobil kamu ada baiknya segera dibawa ke bengkel untuk diperiksa.
“ Kita harus tahu dulu, asap putih yang keluar itu seperti apa. Tipis atau tebal, akan kita pelajari terlebih dulu,” kata dia.
Deni menjelaskan, asap putih tebal disertai bau gosong, suara mesin tidak normal, dan oli mesin cepat habis, menjadi tanda bahaya dan wajib dicek untuk segera diperbaiki.
“ Tetapi itu biasanya terjadi pada mobil yang usia pemakaiannya sudah cukup lama. Ada beberapa komponen yang sudah mulai rusak dan harus diganti,” kata dia.
Deni menyarankan, apabila sering mengeluarkan asap putih baik itu tipis atau tebal sebaiknya pengguna mobil segera datang ke bengkel resmi Auto2000. Teknisi akan melakukan pengecekan agar bisa diketahui penyebabnya.
“ Jadi kalau tidak dicek kita juga tidak tahu apa permasalahannya. Jadi lebih baik kita pastikan dulu, yang jelas kalau tebal dan ada bau gosong, itu sudah jelas mengalami masalah, tetapi asap putih tipis itu masih tergolong wajar,” kata dia.

Dream – Ada bagian mobil yang fungsinya tak kalah penting namun sering diabaikan pemilik kendaraan. Sebagai tempat pembuangan hasil pembakaran mesin, Knalpot juga membutuhkan perhatian dari si empunya.
Ada kalanya knalpot mengeluarkan asap tebal berbeda dari biasanya. Warna asap yang dikeluarkan berwarna putih pekat bahkan dalam kondisi mengkhawatirkan bisa berubah jadi hitam.
Para pemilik kendaraan pasti menyadari jika knalpot sudah mengeluarkan asap tebal berarti ada bagian dari kendaraan yang rusak.
Dikutip dari Auto2000, Rabu 24 April 2019, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Jakarta Selatan, Suparna, mengatakan ada beberapa penyebab mobil mengeluarkan asap tebal. Salah satunya adalah usia pemakaian mobil lebih dari lima tahun.
“ Ada beberapa komponen yang harus sudah diganti, terutama yang berhubungan dengan sistem pembuangan tersebut,” kata dia.
Suparna mengatakan keluarnya asap tebal dari knalpot juga bisa dipicu bagian packing atau silinder head bermasalah. Termasuk, PC valve yang berfungsi untuk mengisap uap panas dari mesin ke intake manifold.
Kalau terjadi kerusakan, uap oli akan terisap saluran masuk.
Suparna menyarankan pemilik mobil untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel jika sudah menemukan knalpotnya mengeluarkan asap pekat.
“ Jika ada kasus berat, akan langsung ditangani dengan baik, sampai mobil tersebut tidak bermasalah lagi,” kata dia. (Sah)

Dream – Banjir menjadi masalah yang kerap terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Saat genangan air semakin meninggi, salah satu bagian yang kerap menghadapi masalah adalah knalpot.
Kondisi ini biasanya terjadi jika sopir nekat menerobos jalan yang tergenang air. Jika terlalu banyak air yang masuk, mobil bisa mendadak mogok di tengah jalan.
Saat tak bisa lagi menyala, tak ada cara lain selain meninggalkan mobil di genangan tersebut. Ada pula yang berusaha mendorongnya ke area yang kering.
Ketika knalpot mobil kemasukan air ketika banjir, panik bukanlah takkan menyelesaikan masalah. Kalau kamu panik, yang ada masalah jadi runyam.
Dikutip dari Nissan Motor Indonesia, Jumat 15 Maret 2019, knalpot kemasukan air bukanlah masalah yang besar. Air tidak bisa masuk ke dalam mesin, tetapi mengganggu kinerja mesin.
Air banjir akan tertampung di bagian yang disebut catalytic converter. Fungsi komponen ini untuk menyaring gas buang. Air yang menumpuk di catalytic converter akan menyulitkanmu untuk menyalakan mesin.
Seiring dengan pemakaian, genangan air di bagian itu akan berubah jadi uap.
Sistem kelistrikan mobil, biasa disebut dengan nama electronic control unit (ECU) biasanya berada di dua lokasi, yakni kabin atau ruang mesin. Ketika memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan terlebih dahulu posisi Engine Control Unit (ECU) lebih tinggi daripada permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air, bisa ditekan.
Ketika kamu memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan terlebih dulu bahwa posisi ECU lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air bisa ditekan.
Tak hanya itu, kamu juga harus memperhatikan komponen listrik lainnya, seperti alternator, soket, sekring, injektor, kabel, dan relay. Biasanya komponen-komponen tersebut memang telah dilengkapi dengan perlindungan agar terhindari dari air. Kamu juga harus memastikan secara langsung bahwa kondisi komponen listrik tersebut baik-baik saja setelah banjir.
Di bagian mesin, kamu juga perlu memeriksa beberapa komponen. Pada radiator, pastikan tak ada kotoran yang menempel.
Kompresor AC juga harus diperiksa, apalagi biasanya penempatannya berada di area yang cukup rendah. Sebagai langkah antisipasi, hindari menyalakan AC mobil ketika sebelumnya punya masalah knalpot mobil kemasukan air.
Ketika mobil terendam banjir, sebaiknya kamu perlu mengganti saringan udara. Kalau bagian ini tak berjalan dengan baik, bisa berdampak secara langsung pada mesin.
Kopling juga jadi bagian yang tak boleh terlewatkan. Kondisi banjir kerap membuat kompling terasa berat saat digerakkan karena ada tumpukan karat yang menghambat pergerakannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya