(Foto: Mynewshub.cc)
Dream - Kain sarung adalah pilihan kaum pria di Malaysia, Indonesia, India dan Bangladesh karena mudah dipakai dan nyaman untuk digunakan sholat.
Biasanya, harga selembar kain sarung mulai dari belasan ribu hingga yang paling mahal mencapai ratusan ribu jika kualitas kainnya bagus.
Tapi yang sangat lucu adalah brand fesyen ternama Eropa, Zara, ikut memperkenalkan rok yang terinspirasi dari kain sarung.

Harganya pun tidak main-main. Satu lembar rok berbasis kain sarung itu harganya mencapai 69.99 Poundserling, setara dengan Rp1,3 juta.
Umumnya, kain sarung hadir dengan pola kotak-kotak dengan berbagai pilihan warna. Namun rok Zara dengan pola kotak-kotak ini hanya memiliki satu warna yaitu coklat.
Kain sarung atau yang disebut lungi di Asia Barat ini biasanya digunakan sebagai pengganti celana yang kurang nyaman saat cuaca panas.
Meski popularitas kain sarung mulai menurun di kalangan anak muda, tradisi memakai sarung telah menjadi pilihan utama para orang lanjut usia yang menginginkan kenyamanan maksimal.
Setelah ini, tren apa lagi yang akan menjadi inspirasi perancang fesyen Barat untuk memperkenalkan busana tradisional Asia, ya?
(ism, Sumber: mynewshub.cc)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global