Makan Lemak Sehat/ Foto: Shutterstock
Dream - Mungkin kamu pernah mengalami kehilangan lemak di beberapa area tubuh, sedangkan area lainnya tetap sama. Hal itu karena penumpukan lemak memang berbeda di tiap bagian tubuh.
Kondisi tersebut membuat oahraga untuk menghilangkan lemak di perut mungkin berbeda dengan olahraga untuk menghilangkan lemak di paha.
Lemak dikenal sebagai penyebab obesitas seseorang, tapi sebenarnya lemak juga bermanfaat bagi tubuh. Syaratnya, persentase lemak tubuh dalam kategori normal dan sehat, yaitu 3% pada pria, lalu 8 hingga 12 % pada wanita.
Lemak sebenarnya berfungsi melindungi organ vital. Tubuh dapat mengubah dan sisanya menjadi energi, terutama pada saat kamu melakukan aktivitas berat seperti olahraga.
Perhatikan area tubuh yang penuh lemak
Lemak dalam jumlah kecil tidak berbahaya bagi tubuh, namun penting untuk mengetahui area berbeda di mana lemak cenderung menumpuk. Akumulasi lemak seringkali membawa masalah kesehatan.
Pada dasarnya, ada tiga jenis lemak tubuh yang berbeda, hal ini tergantung pada di mana letaknya di dalam tubuh, fungsi lemak tersebut, dan pada usia berapa lemak tubuh muncul.
Lemak ini dikenal sebagai lemak organ, dan terletak di rongga perut. Selain menjadi lemak yang paling sulit dihilangkan, lemak ini tergolong sebagai yang paling berbahaya. Biasanya menjadi penyebab terkait dengan obesitas, diabetes, dan serangan jantung.

Lemak visceral lebih sering ditemukan pada pria daripada wanita, dan untuk menguranginya kamu harus melakukan latihan intensitas tinggi, seperti HIIT, crossfit, atau tinju. Dalam aktivitas olahraga ini kamu akan mempercepat metabolisme dan membakar lemak yang tidak hanya lemak di perut, tetapi juga di area lain.
Lemak ini terakumulasi di lengan dan kaki dan terletak di bawah kulit. Meskipun tidak di dalam atau di antara organ, namun lemak ini mencakup area tubuh yang lebih luas. Subkutan lebih sering terjadi pada wanita, terutama di bagian pantat dan pinggul.

Untuk mengurangi jenis lemak ini, kamu harus melakukan latihan beban atau atau weight training. Dengan melakukan latihan secara total, lemak subkutan akan berkurang dengan perlahan.
Lemak ini terletak di dalam serat otot rangka. Lemak ini disimpan dalam jumlah yang lebih sedikit. Lemak ini dapat ditemukan pada pria dan wanita dan bertambah seiring bertambahnya usia.
Tidak perlu menguranginya kecuali itu menimbulkan masalah bagi kesehatan. Kebiasaan sehat dan pola makan sehat dan bergizi akan mengendalikan lemak ini.

Penting juga untuk mengetahui bahwa lemak dalam tubuh akan berubah seiring bertambahnya usia. Ketika masih usia anak-anak, lemak akan menumpuk yang menghasilkan energi dan mempercepat metabolisme. Di masa dewasa awal, tubuh akan menyimpan sebagian lemak yang dibutuhkan saja. Pada saat usia lebih tua, tubuh akan menyimpan campuran keduanya.
Terakhir, perlu diingat bahwa lemak dapat disimpan di berbagai area tergantung pada kebiasaan dan pola makan. Misalnya, jika kamu makan gula berlebih, maka perut akan lebih besar. Begitu pun jika menghabiskan terlalu banyak waktu untuk duduk, akan membentuk bokong yang lebih besar, dan jika melihat lengan yang lembek dan dagu berlipat, mungkin kamu makan terlalu berlebihan.
Laporan Devi Tri Aprilianza / Sumber: Fit People
Dream - Kesibukan pekerjaan atau aktivitas seringkalli membuat kita mengabaikan sinyal-sinyal dari tubuh. Pada beberapa kondisi, sudha muncul keluhan dan sering kita abaikan dan menganggapnya hanya masalah ringan.
Faktanya, bisa jadi itu tanda kalau tubuh butuh istirahat yang berkualitas atau bahkan perawatan medis yang intensif. Keluhan-keluhan ini kerap kali muncul dan tak boleh diabaikan, terutama jika terus menerus muncul.
Ingat-ingat ya, Sahabat Dream.
1. Mata Selalu Kering
Apabila kamu memiliki gejala kering pada mata dan mulut yang ekstrem bisa menandakan bahwa ada infeksi ataupun peradangan pada kelenjar yang menghasilkan air mata dan air liur. Bila keluhan ini sudah berlangsung lama, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.
2. Sering Merasa Kedinginan
Mengalami kedinginan setiap hari meskipun suhu normal bisa menjadi tanda bahwa tubuhmu memiliki produksi tiroid yang rendah. Jika kadar hormon tersebut rendah, maka metabolisme melambat dan tubuh sering merasa kedinginan.
Banyak yang menganggap rambut rontok merupakan hal yang normal. Padahal, rambut rontok menjadi pertanda jika tubuh kekurangan zat besi. Sahabat Dream bisa mengonsumsi makanan yang lebih banyak memiliki kandungan zat besi seperti daging merah, kacang-kacangan, dan aprikot.

5. Gigi Terlalu Sensitif
Jika gigi kamu sensitif dengan makanan yang terlalu panas atau dingin, bisa jadi mengindikasikan adanya refluks asam yang merusak lapisan pelindung enamel gigi, lho. Segera periksa ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
6. Selalu Haus
Kamu terus merasa haus padahal sudah minum cukup air? Ini bisa pertanda bahwa kamu memiliki gejala diabetes. Rasa haus yang terus muncul terjadi karena glukosa menumpuk di dalam darah, sehingga ginjal terus bekerja dan meningkatkan intensitas buang air kecil dan rasa haus.
Laporan Hany Puspita Sari/ Sumber: Brightside.me