7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Punya keinginan untuk makan, makan, dan makan setelah dimarahi bos karena melewati deadline atau baru saja break sama pasangan? Sahabat Dream enggak sendiri. Kecenderungan nafsu makan berlebihan yang dipicu oleh stres ini yang dikenal dengan stress-eating atau emotional eating.
Menurut Min-Hai Alex, ahli nutrisi sekaligus pendiri Mindful Nutrition di Seattle, AS, normal kok saat seseorang ingin menghindari rasa sakit atau kecewa, dan mencari bantuan lewat makanan. Tapi jangan sampai jadi kebiasaan, karena makan berlebihan bisa memicu obesitas yang kurang baik buat penampilan dan kesehatan. Yuk, kenalan dulu dengan stress-eating dan cara mengatasinya.
Ini Lho Penyebab Stres-Eating
Enggak mengherankan jika tiba-tiba kamu merasa kelaparan saat mendekati deadline atau saat stres menyerang. Menurut Melissa McCreery, PhD, ACC, pendiri situs Too Much on Her Plate, stres memicu produksi hormon kortisol yang meningkatkan nafsu makan.
Di waktu yang bersamaan, stres juga menghambat hormon ghrelin yang mengatur nafsu makan. Jika waktu tidur ikut-ikutan terganggu, hal ini juga bikin keinginan untuk mengunyah semakin tak tertahankan.
Alihkan Perhatian dari Makanan
Kalau sudah stres-eating, makanan apa pun yang ada di depan mata pasti dilahap. Untuk menghindari makan berlebihan, segera alihkan perhatian pada hal-hal yang bisa mengisi waktu luang. Mulai dari mengobrol bersama teman, membaca buku, mendengarkan musik, hingga berolahraga ringan seperti jalan sore atau bersepeda di sekeliling rumah.
Miliki Jurnal Makanan
Mencatat apa pun yang Sahabat Dream makan, waktu, dan emosi yang dirasakan setiap kali timbul keinginan untuk melahap makanan membuatmu menyadari apa yang menjadi pemicunya. Misalnya, kamu selalu ingin menyantap fast food saat bertengkar dengan pasangan atau mencari-cari gorengan saat sedang mengerjakan pekerjaan penting. Menyadari pola dan penyebabnya akan memudahkanmu untuk mengatasi kebiasaan makan berlebih yang dipengarauhi oleh stres.
Pilih Makanan Sehat
Sulit memang mengendalikan nafsu makan saat sedang dikuasai oleh emosi negatif. Ganti saja makanan tinggi lemak dan kalori dengan yang lebih sehat. Apalagi beberapa dari kamu sering mengalami craving makanan pedas saat sedang stres.
Padahal, konsumsi makanan pedas secara berlebihan bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti panas dalam. Supaya kesehatan tetap terjaga, ganti makanan ini dengan buah-buahan seperti jeruk yang rendah kalori dan mengandung berbagai nutrisi.
Sistem imun yang menurun saat terserang stres memang sering memicu kondisi kesehatan lainnya, misalnya saja panas dalam yang umumnya terjadi. Jangan sampai masalah yang satu ini mengganggu aktivitas harianmu, ya. Segera konsumsi Larutan Penyegar Cap Badak, ramuan tradisional yang sudah dipercaya dari generasi ke generasi.

©Facebook/Larutan Penyegar Cap Badak
Formula herbal yang terdiri dari Gypsum Fibrosum, Cornu Antelopis, dan Galcareus Spar, dipercaya efektif meredakan gejala panas dalam seperti sariawan, sembelit, bau mulut, dan bibir pecah-pecah. Enggak hanya itu saja, ketiga bahan ini juga dapat membuat tubuh terasa lebih segar.
Diproses modern menggunakan teknologi dari Jerman, produk andalan Sinde ini dijamin halal dan aman dikonsumsi siapa saja. Ditambah varian kemasan kaleng, botol, maupun sachet yang praktis, membuat Larutan Penyegar Cap Badak mudah diminum kapan dan di mana saja. Selain rasa original, ada juga buah-buahan seperti jeruk, jambu, dan melon yang mampu mengembalikan kesegaran tubuh.
Yuk, kendalikan stres dengan cara tepat agar terhindar dari stress-eating yang buruk buat kesehatanmu.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?