7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
(Sumber: Shutterstock)
Dream - Perubahan musim dari hujan ke kemarau maupun sebaliknya sering dikenal sebagai musim pancaroba. Di kondisi cuaca yang sulit ditebak ini membuat daya tahan tubuh rawan turun sehingga mudah terkena gejala panas dalam, salah satunya sariawan.
Walau bukan termasuk penyakit berbahaya, luka di sekitar area mulut ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Jangan sampai terlambat, segera tangkal ancaman sariawan dengan cara-cara ini.
Jaga Asupan Nutrisi Tubuh
Konsumsi berlebihan makanan goreng-gorengan, bersantan, berlemak, atau terlalu pedas dapat mempengaruhi kondisi tubuh menjadi kurang fit dan memicu munculnya saraiwan. Ganti dengan menu yang lebih bergizi seperti buah-buahan dan sayuran. Pilih yang mengancung vitamin C tinggi seperti jeruk, kiwi, tomat, paprika, dan brokoli.
Perbanyak Minum Air Putih
Sedikit-sedikit hujan, kemudian mendadak panas membuat suhu udara berubah cepat. Ditambah kondisi lingkungan yang lembap membuat tubuh memerlukan banyak cairan yang penting dalam mempertahankan kekebalan tubuh. Jangan sampai tubuh mengalami dehidrasi dengan meminum 8 gelas air putih setiap harinya.
Untuk mempertahankan kesehatan dari ancaman panas dalam, tidak ada salahnya mengonsumsi Larutan Penyegar Cap Badak. Minuman ini telah dipercaya dari generasi ke generasi tidak hanya untuk mengatasi sariawan, tapi juga gejala panas dalam lainnya seperti bibir pecah-pecah, sakit di tenggorokan, sembelit, hingga tubuh kurang fit.

Mengandung bahan herbal Gypsum Fibrosum, Cornu Antelopis, dan Galcareus Spar, produk Sinde ini kemudian diolah dengan teknologi modern asal Jerman. Tidak hanya terjamin higienis dan halal, tapi juga dapat dikonsumsi siapa saja, bahkan oleh anak-anak.
Walau mengandung bahan herbal, jangan bayangkan rasanya pahit atau seperti jamu, karena Larutan Penyegar Cap Badak tersedia dalam varian rasa yang menyegarkan, mulai dari original hingga buah-buahan. Dikemas praktis dalam botol, kaleng, dan sachet, dapatkan segera di toko atau warung terdekat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Waktu Istirahat yang Cukup
Cuaca yang panas terkadang dapat membuat tubuh merasa sangat lelah. Gunakan waktu istirahat di malam hari untuk memulihkan kondisi tubuh. Tidur kurang dari 7-8 jam sehari dapat mengganggu proses metabolisme dan ujung-ujungnya membuat daya tahan menurun. Pastikan kualitas tidur terjaga dengan mematikan gadget sebelum tidur dan mengusahakan ruang tidur dalam kondisi nyaman.
Menjaga Kebersihan Rongga Mulut
Rongga mulut yang senantiasa bersih dapat mencegah timbulnya sariawan. Selain cukup minum air putih, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan rongga mulut. Sikat gigi dengan teratur dan biasakan untuk berkumur dengan obat kumur antiseptik atau larutan garam. Cukup kumur selama 30 detik untuk mencegah kuman berkembang biak dan memicu luka menjadi sariawan yang perih.
Apapun musimnya, menjaga kesehatan tubuh itu wajib! Yuk, lawan sariawan yang mengganggu dengan beberapa tips di atas!
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?