Lampu Hazard (Foto: Shutterstock)
Dream - Masih banyak pengendara mobil menyalakan lampu hazard atau lampu darurat, ketika berkendara di tengah hujan deras.
Tujuannya untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain tentang posisi mobil di tengah cuaca tidak bersahabat. Namun ternyata faktanya itu salah kaprah!

Pembalap Nasional Rally, Rifat Sungkar mengatakan pemakaian lampu hazard atau lampu darurat di saat hujan deras justru hanya akan membuat bingung pengendara lain dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
" Lampu hazard kalau dinyalakan saat hujan maka akan bikin bingung pengendara lain dan berpotensi kecelakaan," kata Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia MMKSI Virtual Interview, Selasa 14 Desember 2021.
Suami Sissy Priscillia itu menjelaskan, penggunaan lampu hazard hanya dinyalakan pada saat kendaraan dengan kecepatan nol atau berhenti.
" Hazard satu-satunya sinyal yang memberikan tanda bahwa mobil memang sedang berhenti," tuturnya.

Rifat mengingatkan kepada pengguna mobil agar tidak menggunakan lampu tersebut saat jalan, meski kondisi hujan deras.
Ia menyarankan agar pengendara mobil bisa menggunakan cara lain ketika hujan deras tiba. Salah satunya ialah mengurangi kecepatan pada kendaraannya.
" Jadi, pertahankan kecepatan yang sewajarnya, tergantung jenisnya hujan" .
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru