Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Akun Media Sosial Facebook. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Putus dari kekasih memang menyakitkan. Tidak peduli siapa yang mengakhiri, atau apa alasan di baliknya, putus cinta tidak mudah bagi siapa pun.
Hal lebih susah dari putus cinta adalah melupakan sang mantan. Move on terasa berat dilakukan oleh sebagian bekas pasangan kekasih. Apalagi jika kamu setiap harus bertemu karena satu universitas atau perusahaan.
Kamu susah untuk menghilangkan namanya dari pikiranmu, atau berhenti menguntit aktivitas si mantan di akun Instagram dan Facebooknya.
Jika kamu termasuk orang yang masih menguntit sang mantan di media sosial, istilah kekinianya, stalking, jangan dul khawatir. Kebiasaan itu adalah hal yang wajar dan dialami semua orang.
Meski wajar, pakar kebiasaan berpandangan kebiasaan stalking sebaiknya tidak dilakukan karena bisa merusak mental kalian.
" Idealnya, kamu tidak akan merasa punya keinginan untuk menguntit sang mantan sama sekali," kata Trina Leckie, host Breakup BOOST kepada Elite Daily.
" Sayangnya, kebanyakan orang masih tetap melakukannya setelah putus dari pacar mereka," tambah Leckie.
Memang susah untuk tidak men-stalking akun media sosial sang mantan, karena hal itu sangat mudah dilakukan.
Kamu hanya perlu mencari namanya di media sosial, dan melihat-lihat akunnya demi bisa tahu kabar terbaru tentang dirinya.
Namun, Leckie memperingatkan agar tidak melakukan kebiasaan tersebut karena tidak menyehatkan dari sisi kejiwaan.
" Jika sulit untuk move on, kamu justru harus berhenti mencari kabar tentang sang mantan sama sekali, atau kamu akan gila," jelas Leckie.
Jika kamu terus mencari mereka di media sosial, maka akan semakin sulit untuk benar-benar melupakannya.
" Kebiasaan menguntit sang mantan bisa menjadi sebuah kecanduan, yang pada gilirannya membuat dia selalu berada di pikiran Anda. Dan itu jelas tidak sehat," kata Leckie.
Leckie menambahkan semakin cepat kamu berhenti mencari kabar tentang dia, semakin lebih baik.
Tentu saja, untuk melakukan itu semua tidak mudah. Para ahli menyarankan bahwa jika kamu merasa sulit melupakannya, cobalah untuk memahami mengapa kamu melakukannya.
Biasanya, seseorang menguntit mantannya karena dia 'ingin melihat apakah mantannya itu lebih bahagia tanpa dia'.
" Atau dia ingin membandingkan dirinya dengan pacar baru sang mantan," jelas Anita A. Chlipala, pakar pernikahan dan keluarga.
Dari situ, mereka ingin mencari jawaban dari mengapa bisa putus dari sang mantan. Mereka masih memiliki perasaan untuk sang mantan dan mungkin berharap akan kembali untuk bersama.
Pada intinya, menguntit mantan tidak akan membantu seseorang untuk bisa cepat move on.
" Stalking mantan benar-benar tidak ada gunanya. Itu hanya akan membuat Anda semakin merindukan mantan dan tertekan," Leckie menjelaskan.
Kamu layak untuk melanjutkan hidupmu dan menjadi bahagia lagi. Cobalah bermain dengan teman-teman atau menekuni hobi baru yang membuat kamu bisa melupakan sang mantan.
(Sah, Sumber: Elite Daily)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam