9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Foto: Shutterstock
Dream - Hidup di kota besar menyebabkan kita terbiasa dengan polusi udara akibat asap kendaraan, pabrik, maupun debu pembangunan. Polusi udara sangat mengganggu, terutama saat berjalan atau mengendarai motor di jalanan.
Walaupun sudah mengenakan kacamata dan masker, polusi akan tetap mengotori wajah, bahkan berbahaya bagi mata. Bila tak berhati-hati akan berakibat fatal.
Mungkin kamu bisa menyeka kotoran tersebut atau membersihkannya menggunakan sapu tangan, handuk maupun tisu. Tapi bila terlalu sering, bisa menyebabkan infeksi atau mengalami peradangan. Kamu perlu berhati-hati.
" Polusi dan paparan sinar UV bisa menyebabkan stres oksidatif. Dan stres oksidatif bisa menjadi salah satu pemicu glaukoma," tutur Emma Rusmayani, spesialis mata di Spumante, Jakarta Pusat, Rabu 20 Maret 2019.

Emma Rusmayani (Dream.co.id/ Cynthia Amanda Male)
Kerap terpapar polusi membuat mata sering infeksi, bahkan meradang. Sedangkan, sering terinfeksi merupakan salah satu indikasi glaukoma sekunder.
Yang memperparah kondisinya adalah ketika terlalu sering menggunakan obat tetes mata. Terutama yang mengandung steroid.

Ilustrasi (Shutterstock)
" Sering menggunakan obat tetes mata juga tidak baik. Karena beberapa kali penggunaan saja harusnya sudah cukup. Kalau digunakan berlebihan, apalagi lebih dari dua minggu dan mengandung steroid, bisa mengganggu tekanan bola mata serta menyebabkan glaukoma," jelas Emma.
Walau bisa jadi pemicu, potensi risikonya tidak begitu besar. Namun tetap penting untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap glaukoma.
" Glaukoma merupakan 'pencuri' penglihatan ke dua di dunia setelah katarak. Dan seringkali diderita tanpa gejala. Jadi, perlu dilakukan screening dan medical check up secara rutin. Terutama kalau orang tua atau saudara kandung menderita glaukoma," tutupnya.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar