Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wanita Memakai Kawat Gigi. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Bermaksud pasang kawat gigi yang murah, seorang gadis Malaysia malah menderita dan harus mengeluarkan biaya besar untuk mengatasinya.
Dokter gigi Azila berbagi pengalaman tentang seorang gadis yang menderita bibir bengkak dan demam tinggi setelah memasang kawat gigi palsu.
Melalui posting dokter Azila di Facebook, gadis dari Johor itu mengaku ingin memasang kawat gigi karena semua teman-temannya memakainya juga.
Azila merasa prihatin tentang para gadis zaman sekarang yang memakai kawat gigi hanya untuk mengikuti tren mode.
Sementara hanya sedikit dari mereka yang benar-benar memakainya untuk alasan kesehatan, seperti meratakan posisi gigi mereka.
Kisah ini dimulai ketika gadis yang tak disebutkan namanya itu mencari alternatif yang lebih murah ketika akan memasang kawat gigi.
Umumnya, biaya untuk memasang kawat gigi yang resmi memang sangat mahal. Karena itu banyak yang mencari alternatif yang lebih murah.
Biasanya mereka akan pergi ke tukang atau ahli pasang gigi yang banyak bertebaran di kota-kota besar.
Akhirnya, gadis tersebut menemukan seorang ahli pasang gigi yang menawarkan harga yang sangat murah, yakni 190 ringgit atau Rp600.000.
Setelah kesepakatan harga dibuat, ahli pasang gigi itu datang ke rumah si gadis dan memasang kawat giginya.
Namun, setelah seminggu, bibirnya mulai membengkak dan dipenuhi dengan nanah. Dia juga menderita demam yang sangat tinggi. Akibatnya, gadis tersebut hanya bisa terbaring di tempat tidur selama tiga hari.
Ketika dia menanyakan kondisinya, orang yang memasang kawat giginya hanya bilang bahwa itu adalah kejadian normal dan tidak perlu dikhawatirkan.
Melihat betapa parah kondisinya, gadis itu pergi ke klinik untuk memeriksakan darahnya. Hasilnya sungguh mengejutkan. Dia mengalami infeksi bakteri yang disebabkan oleh pemasangan kawat gigi palsu.
Akibatnya, gadis itu terpaksa menginap di rumah sakit selama dua hari untuk melepas semua kawat gigi palsu tersebut.
Selain harus menginap, orang tuanya harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal daripada memasang kawat gigi palsu sebesar 650 ringgit atau Rp2,2 juta.
(ism, Sumber: World of Buzz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya