Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Burj Khalifa, Dubai (Foto: Atlantadubai.com)
Dream - Selama ini Burj Khalifa dikenal sebagai bangunan tertinggi di dunia. Namun siapa yang menyangka jika bangunaan kebanggaan masyarakat Dubai ini memiliki rahasia yang tak diketahui banyak orang.
Hal itu wajar saja terjadi, pasalnya orang-orang hanya akan fokus pada daya tarik Burj Khalifa sebagai mahkota Dubai yang berdiri 950 kaki atau setara dengan 290 meter lebih tinggi dari World Trade Center di Manhattan.
Dimana pun posisi kamu berdiri saat berada di Dubai, sangat sulit untuk menghindar dari kilauan kaca dan baja, serta siluet tiga sisi dari bangunan yang menjulang di atas kota ini. Bahkan saat malam tiba, bangunan ini tampak berubah seperti jarum suntik dalam sekejap.
Sejarah menyebutkan Burj Khalifa dibangun sebagai bangunan pencakar langit pada tahun 2010. Tapi ternyata pembangunan proyek telah dimulai lebih dulu enam tahun sebelumnya atau sejak 2004.
Dana sebesar 1,5 miliar dolar Amerika telah dihabiskan untuk membangun konstruksi. Bahkan pembukaan gedung ini digelar secara besar-besaran dan mewah untuk mempromosikannya pada masyarakat dunia.
Lalu pada 4 Januari 2010, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum menyatakan bahwa menara berada dalam kemuliaan. Ia menggarisbawahi bahwa gedung ini akan berperan penting sebagai sarana dalam mengembangkan sektor wisata Dubai dalam skala besar.
Untuk menandai peresmian Burj Khalifa, kembang api berukuran raksasa diluncurkan dari gedung selama 10 menit. Pertunjukan ini terbilang cukup spektakuler pada saat itu.
Berbeda dengan gedung pencakar langit lainnya, Burj Khalifa merupakan proyek kolaborasi yang melibatkan 12 ribu pekerja konstruksi setiap harinya. Dengan login kolektif mencapai 22 juta per jam. Bahkan dibutuhkan waktu hingga empat bulan hanya untuk membersihkan semua daun jendela di sana yang jumlahnya 24 ribu buah.
Tak hanya pekerja pembersih jendela saja yang tampil berani bergelantungan di atas dan samping gedung. Namun, pada 2010 lalu para kru pembuatan film Mission Imposible: Ghost Protocol, memboyong Tom Cruise terbang ke Dubai untuk membuat adegan-adegan yang sangat mengesankan. Mereka bergaya seperti seorang Tarzan yang sedang bergelantungan di ketinggian puncak gedung.
Namun yang paling mengkhawatirkan, tingginya gedung yang dibuat dari bahan-bahan alumunium dan baja stainless membuat Burj Khalifa sering rentan terhadap ancaman petir.
Selama bertahun-tahun banyak fotografer dan videografer menangkap gambar yang dramatis dari puncak menara. Bahkan hal ini dikatakan lebih mempesona dari keindahan air mancur yang ditampilkan di sana.
(Sumber: TravelandLeisure)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?