Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Masjid Agung Ibnu Batutah, Bali (Sumber: Commons.wikimedia.org)
Dream - Bali terkenal sebagai Pulau Seribu Pura yang eksotis dengan keindahan pantai-pantainya. Mayoritas masyarakat yang memeluk agama Hindu melahirkan budaya lokal hingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Tempat-tempat seperti Tanah Lot dan Pura Besakih menjadi andalan masyarakat Bali dalam mempromosikan wisata. Tapi, ada sebuah tempat menarik di Nusa Dua, Badung yang wajib masuk dalam daftar kunjungan saat ke Pulau Dewata.
Adalah kawasan Puja Mandala. Pada tahun 1997, kawasan ini dibuka resmi sebagai kawasan wisata religi. Tempat ini sungguh unik karena memiliki tempat peribadatan umat lima agama, yaitu Hindu, Budha, Katolik, Kristen dan Islam.
Bangunan tersebut berdiri berdampingan sebagai bentuk toleransi nyata warga Bali. Sedangkan untuk umat muslim yang tertarik ke tempat ini, dapat mampir ke kawasan wisata Islam yang berpusat di Masjid Agung Ibnu Batutah.
Puja Mandala dibangun di atas tanah seluas dua hektar. Sementara Masjid Agung Ibnu Batutah mulai dibangun tiga tahun sebelum kawasan diresmikan.
Masyarakat setempat sangat antusias dalam menjaga Puja Mandala. Mereka menilai hal ini sebagai bentuk dari Bhinneka Tunggal Ika yang sangat bermanfaat dalam merayakan hari-hari besar umat.
Selain itu, salah satu alasan dibangunnya Puja Mandala adalah karena ingin memfasilitasi tempat ibadah umat muslim yang masih sangat jarang ditemui di Bali. Serta untuk memenuhi kebutuhan warga muslim di kawasan Nusa Dua dan sekitarnya.
Keindahan alam di sekitar Masjid Ibnu Batutah menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang berkunjung. Selain menunaikan salat, pengunjung dapat pula melihat pemandangan laut bagian selatan Pulau Dewata.
Masjid Agung Ibnu Batutah dibangun dalam dua lantai dengan luas 3000 meter persegi. Serta tepat berdampingan dengan Gereja Katholik Bunda Maria Segala Bangsa, Gereja Kristen Protestan Bukit Doa, Wihara Budhina Guna dan Pura Jagat Nata.
Masjid Agung Ibnu Batutah memiliki arsitektur yang menarik dengan memadukan desain tradisional dan modern. Sehingga membuat pengunjung betah berlama-lama di masjid ini. Wisatawan banyak mengunjungi masjid pada waktu salat Zuhur hingga memasuki waktu salat Ashar.
Di masjid ini juga telah dibangunkan sebuah lembaga pusat pendidikan Alquran atau Mihrab Quran. Lembaga ini menjadi pusat pendidikan, pelatihan, pemahaman, perpustakaan tentang Alquran dan menjadi yang terbesar di wilayah Bali.
(Berbagai sumber)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
