Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Cuaca dingin di musim hujan, mungkin Sahabat Dream sudah bersiap-siap menyetok jaket hingga obat-obatan pereda flu di rumah. Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, kita pun harus ekstra dalam menjaga daya tahan tubuh.
Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah penularan virus Covid-19 bakal bertambah di musim hujan seperti sekarang? Jawabannya bisa iya, bisa tidak.
" Seperti yang selalu saya katakan, banyak yang tidak kita ketahui tentang detail virus ini. Tetapi kami tahu bahwa kombinasi faktor perilaku manusia - dapat menyebabkan lonjakan kasus Covid-19," ujar Elizabeth Hanes, seorang perawat senior, dikutip dari WebMD.
Pertama, berkat cuaca dingin, orang cenderung lebih suka menghabiskan waktu di rumah. Kita tahu virus menyebar lebih mudah di dalam ruangan daripada di luar ruangan, di mana angin dapat menyebar dan menerbangkan partikel virus.
Jika banyak yang lebih memilih untuk di rumah saja saat cuaca dingin, itu sangat baik. Bisa menjadi masalah, jika kita di rumah saja tapi membuat jamuan bagi banyak orang.
" Banyak yang melakukan lebih banyak aktivitas dalam ruangan - seperti menjamu teman di rumah atau makan bersama di restoran atau berkumpul untuk liburan - maka kita bisa melihat lonjakan kasus COVID-19," kata Hanes.
Kedua, timbulnya musim dingin dan flu berarti lebih banyak orang akan sakit influenza dan flu. Setiap kali sakit, sistem kekebalan untuk sementara menjadi rentan. Kondisi tersebut membuat virus Covid-19 akan lebih mudah menginfeksi.

Pasalnya, sistem imun sibuk melawan virus pertama sehingga tidak dapat meningkatkan respons yang kuat terhadap serangan virus lain. " Jadi, sangat mungkin kita akan melihat lebih banyak orang terkena COVID-19 selama musim flu karena mereka lebih rentan terhadap infeksi," ungkap Hanes.
Salah satu tindakan pencegahan untuk menghindari Covid-19 dan flu adalah vaksinasi flu. Terutama pada manula, orang yang memiliki riwayat penyakit, dan anak-anak.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Masker kini jadi barang yang wajib dikenakan saat keluar rumah. Terutama jika kita harus mendatangi area yang publik, di mana cukup banyak orang. Masker apapun bentuk dan bahannya, pastikan yang memiliki tiga lapis.
Hal ini demi mengurangi risiko paparan vrius Covid-19 dengan maksimal. Sahabat Dream mungkin ada yang lebih suka mengenakan masker kain atau mungkin masker medis sekali pakai.

Untuk pemakaian masker sekali pakai atau masker medis, pastikan dilakukan dengan tepat. Jangan sampai karena pemakaian yang salah, penggunaannya jadi kurang atau malah tidak efektif.
Lalu bagaimana cara tepat mengenakan masker medis atau masker sekali pakai? Dikutip dari Covid.19.go.id, langkah pertama adalah cuci tangan dengan sabun lebih dulu dan keringkan atau kenakan hand sanitizer sebelum memegang masker.
Kedua, kenakan masker tanpa menyentuh bagian depannya. Ketiga, pastikan permukaan yang berwarna berada di luar, sementara yang berwarna putih di dalam. Keempat, pastikan masker menutup dengan rapat hidung hingga dagu. Tekan sedikit bagian masker di area hidung untuk mengikuti lekuk hidung agar tertutup rapat.

Kelima, selalu sediakan masker cadangan di dalam tas. Segera ganti jika masker sekali pakai basah atau lembap. Keenam, masker maksimal dikenakan selama 4 jam. Setelah itu segera ganti yang baru dan lakukan di area yang tak ramai orang dan sebaiknya di luar ruangan.
Terakhir, buang masker ke tempat sampah dan sebaiknya dirusak lebih dulu. Tarik atau robek masker lalu segera cuci tangan dengan sabun atau semprotkan sanitizer ke tangan.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya