AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Ilustrasi NASA Telah Menemukan Bukti Kehidupan Di Venus Pada Tahun 1978 Tapi Tidak Menyadarinya.(Foto: NASA/ Via Daily Star)
Dream – NASA telah menemukan bukti kehidupan di Venus pada tahun 1978, tapi tidak menyadarinya.
Ahli biokimia Rakesh Mogul mengatakan arsip badan antariksa Amerika Serikat itu mengungkapkan penyelidikan mengambil tanda-tanda fosfin (gas yang diproduksi oleh mikroba) selama misi Pioneer 13 ke planet ini.
Dikutip dari laman Daily Star, astronom Inggris dan Amerika bulan lalu juga mengumumkan pihaknya telah menemukan bahan kimia yang menjadi bukti tanda kehidupa di atmosfer planet Venus.
Dr Mogul mengatakan timnya membuat temuan itu saat menelusuri kembali arsip NASA. Data dikumpulkan dari Large Probe Neutral Mass Spectrometer yang dijatuhkan ke atmosfer Venus sebagi bagian dari misi Pioneer 13.

Ia menyebut analisa artikel ilmiah itu sebenarnya membahas tentang senyawa fosfor yang menjadi tanda-tanda phospine, yang mana seringkali dihasilkan dari adanya kehidupan mikroba.
Penemuan itu terjadi setelah para peneliti memastikan bahwa pihaknya telah menemukan gas di atmosfer Venus bulan lalu.
Penulis studi Sara Seager, seorang ilmuwan planet di Institut Teknologi Massachusetts mengatakan, “ ini merupakan penemuan yang menakjubkan dan secara tiba-tiba. Ini pasti akan memicu lebih banyak penelitian tentang kemungkinan kehidupan di atmosfer Venus.”
“ Salah satu pertanyaan astronom terbesar yang belum terjawab adalah apakah kehidupan di bumi itu langka dan unik, atau jika kita hanyalah salah satu dari banyak tempat di seluruh alam semesta yang dipenuhi dengan mahluk hidup,” ucap ahli astrofisika di San Fransisco State University dan University of San Fransiso, Aaron White.
“ Sejauh ini penemuan itu menjadi bukti paling kuat yang kami miliki untuk menunjukkan kehidupan di tempat lain. Ada beberapa tempat berbeda di tata surya kita di mana kami menduga kehidupan dapat ditemukan, dan Venus jelas merupakan tempat paling dekat yang telah ditemukan,” tambahnya.
White mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengonfirmasi hipotesis ini. Tetapi jika penelitian itu benar, maka bisa berarti bahwa kehidupan mungkin bisa muncul di manapun tempatnya, termasuk di planet lain selain Bumi.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya