Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Lensa kontak begitu digemari mereka yang mengalami gangguan mata minus. Lensa ini membantu menjernihkan pandangan tanpa perlu memakai kacamata.
Sayangnya, umur lensa kontak umumnya tidaklah lama sekitar 1 hari hingga beberapa bulan. Jika batas umurnya terlewati, Sahabat Dream harus mengganti dengan lensa yang baru dan lebih higienis.
Kini, sudah ada lensa kontak yang tak hanya dibuat sebagai pengganti kacamata. Lensa kontak jenis Orthokeratology atau Ortho-K memiliki kemampuan mengoreksi kelainan refraksi mata minus maupun silinder dengan pemakaian yang tidak sesering biasanya.

" Tindakan ini mengoreksi kondisi mata dengan lensa kontak kaku dan desain khas. Datar di bagian tengah dan mancung di bagian pinggir," ujar ujar Tri Rahayu, dokter mata subspesialis lensa kontak di Bunga Rampai, Jakarta, Rabu 13 November 2019 kemarin.
Tri mengatakan penggunaan jenis ini berbeda dengan lensa kontak biasa. Yaitu hanya ketika tidur.
" Dipakainya pun saat tidur selama minimal 8 jam, bergantung pada besarnya minus atau silindernya," kata Ayu.
Lensa kontak ini efektif dipakai ketika mata terpejam. Lensa akan membentuk kelopak mata agar terjadi pendataran kornea.
" Lensanya dipakai waktu tidur. Ditekan kelopak agar terjadi pendataran kornea. Pagi harinya kornea masih dalam keadaan datar dan seolah-olah seperti lasik tapi bersifat temporer. Jadi bentuknya akan kembali lagi dan minus lagi," jelas Tri.
Selain dapat dipakai saat beraktivitas di dalam dan luar ruangan, Ortho-K juga aman digunakan ketika tidur. Ini karena memiliki material yang dipakai memiliki daya hantar oksigen sangat tinggi.

Perawatan Ortho-K sama dengan lensa kontak biasa yang harus dicuci setiap kali selesai dipakai. Bedanya, lensa ini perlu dibersihkan secara rutin dua bulan sekali menggunakan enzim untuk menghilangkan sisa protein dari air mata yang menumpuk.
" Selain itu, pasien juga harus dikontrol satu malam setelah penggunaan, sebulan, tiga dan enam bulan sekali," tambah dia.
Untuk bisa menggunakan Ortho-K, Sahabat Dream perlu melakukan pengukuran kelainan refraksi, kornea dan panjang bola mata.
Biayanya jauh lebih murah daripada lasik. Sahabat Dream hanya perlu merogoh kocek Rp17 juta untuk mendapatkannya dan bisa digunakan selama 3-4 tahun.
”Ini juga aman digunakan di segala usia. Terutama untuk yang bekerja di lingkungan berdebu, kotor dan tidak memungkinkan untuk memakai kacamata atau anak-anak yang cepat naik minusnya," tutur Tri.
" Ortho-K bisa menangani hingga minus 6 dan silinder 2,5,” tambah dia.

Dream - Lensa kontak jadi pilihan bagi mereka yang memiliki mata minus namun tak mau memakai kacamata. Tak hanya itu, alasan penampilan juga jadi pertimbangan saat mengenakan lensa kontak.
Nah, bagaimana memilih lensa kontak kontak yang tepat? Bagi yang baru ingin memakainya, mungkin akan merasa kebingungan. Pasalnya, banyak sekali produk lensa kontak yang dijual di pasaran.
Hal pertama yang harus dilihat adalah kualitasnya. Ingat, mata adalah organ vital. Jangan sampai karena memakai lensa kontak sembarangan, mata jadi bermasalah.
" Mata itu sangat esensial untuk beraktivitas, jadi kamu harus memperhatikan kenyamanan, keamanan dan kualitas lensa kontaknya," kata Mia Al Maidah, Brand Manager Acuvue di kawasan Jakarta Selatan, Selasa 30 April 2019.
Lensa kontak bisa dikatakan berkualitas jika menggunakan bahan yang tepat. Kamu juga harus menyesuaikan bahan lensa konyak dengan kondisi mata dan kebutuhan.
Jika bola mata mudah kering dan akan memakai lensa kontak dalam waktu lebih dari 6 jam, gunakanlah yang berbahan silikon hidrogel.
Silikon hidrogel merupakan bahan yang mengandung oksigen lebih tinggi sehingga bisa dipakai lebih lama daripada hidrogel biasa. Jangan lupa mengukur lensa mata di optik.
" Ke optik supaya tahu berapa ukuran lensa dan diameter pupil. Karena ukurannya berbeda-beda," ungkap Mia.

Selebihnya, Sahabat Dream hanya perlu merawat kebersihan lensa kontak dan menggantinya secara berkala. Untuk membersihkan lensa kontak, kamu hanya perlu mencuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan lensanya.
Jangan lupa copot lensa kontak dan basahi dengan cairan solution, segera setelah sampai di rumah. Terkadang ketika memakai lensa kontak, mata akan lebih mudah kering.
Kamu bisa memakai obat tetes mata sebanyak 4 kali sehari untuk mengatasinya.
Bola mata juga lebih mudah kering jika kamu menggunakan lensa kontak yang kurang berkualitas. Jadi, pastikan cari lensa kontak yang aman untuk kesehatan mata. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya