Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Peneliti IPB, Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD Meneliti Khasiat Daun Katuk
Dream - Bahan alami yang tumbuh subur di Indonesia ternyata menyimpan segudang khasiat. Daun katuk yang selama ini dikenal sebagai sayuran pelancar Air Susu Ibu juga berkhasiat mencegah penyebaran sel kanker payudara.
Adalah Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD, seorang peneliti wanita Indonesia yang berhasil mengungkap khasiat terbaru dari daun tersebut. Karakter sayuran Indonesia yang unik dan berkhasiat membuatnya jatuh hati hingga tertarik melakukan penelitian lebih lanjut mengenai daun katuk.
" Karakter daun katuk sebenarnya sama dengan kedelai yang bisa mencegah berkembangnya sel kanker, hanya saja daun katuk memiliki jenis flavonoid yang berbeda dengan kacang kedelai," ucap Drh. Fitriya saat ditemui Dream, Rabu, 15 Oktober 2014.
Di tangan perempuan kelahiran 32 tahun silam ini, proses penelitian yang dilakukannya memang baru sampai pada tahap penelaahan. Diperlukan kajian lebih jauh untuk meneliti khasiat daun katuk dalam mengurangi risiko serangan kanker payudara.
Sebelumnya, perempuan yang mengaku menyenangi segala hal tentang penelitian ini mengaku kerap meneliti khasiat kacang kedelai.
" Ini untuk pertama kalinya bagi saya meneliti katuk, meski sama-sama memiliki kandungan flavonoid namun jenisnya berbeda dengan kedelai dan dalam penelitian kali ini saya fokusnya lebih ke caverol dalam daun katuk," tandasnya.
Setelah proposal yang diajukannya terpilih dalam program For Women in Science, lulusan Institut Pertanian Bogor ini mengaku masih dalam tahap awal untuk melihat ada tidaknya potensi daun katuk sebagai pencegah tumbuhnya sel kanker payudara.
Untuk tahapan selanjutnya Drh. Fitriya mengaku akan memulai menguji coba penelitiannya di sisa tahun 2014
" Penelitian saya kali ini perlu menelaah lebih jauh tentang kelenjar susu dan pengaruh bahan makanan yang mengandung flavonoid, dalam hal ini daun katuk. Kalau sebelumnya tentang konsumsi kedelai dan pengaruhnya terhadal resiko terserang kanker payudara," ungkapnya.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi