Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Virus Corona Hidup Di Daging Dan Ikan Beku Selama 3 Minggu (Foto:Pexels.com)
Dream – Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan bahwa virus corona dapat bertahan hidup pada daging dan ikan beku selama tiga minggu.
Penelitian yang dilakukan di Singapura tersebut menggunakan beberapa irisan daging salmon, ayam, ikan, dan babi, dari supermarket. Kemudian seluruh sampel tersebut disuntikkan virus corona dan dibekukan.
Hasilnya, para ilmuwan menyimpulkan temuan tersebut bisa menjadi salah satu indikator untuk menjelaskan mengapa wabah corona terjadi di banyak negara di seluruh dunia.

Penelitian mulai dilakukan dengan menyuntikkan sampel virus corona ke seluruh irisan daging dan ikan, kemudian disimpan dalam suhu beku minus 4-20 derajat Celcius.
Setelah 21 hari dibekukan, para peneliti menemukan fakta bahwa virus corona masih menempel di sampel ikan dan daging yang sudah dibekukan.
Meski makanan bukan salah satu sumber utama penularan virus corona, bisa saja hal ini memicu wabah ke daerah yang jumlah kasusnya sempat nol beberapa bulan, seperti Vietnam, Selandia Baru, dan sebagian China.
" Kebijakan impor bahan makanan bisa saja sudah terkontaminasi. Kemasan makanan yang tidak aman juga bisa jadi sumber utama penularan," jelas tim peneliti.
" Hal ini membuktikan betapa pentingnya pemberian insentif bagi para pekerja pabrik yang tidak bisa bekerja karena terinfeksi covid-19." Jelas Prof James Wood, kepala departemen Kedokteran Hewan di University of Cambridge.
Sebuah pabrik pengolahan daging, Cranswick Country Foods di Cullybackey, Ballymena, Irlandia Utara, terpaksa ditutup setelah menjadi klaster penularan yang menyebabkan 35 pekerja positif Covid-19.
Merespons temuan tersebut, Menteri Kesehatan Robin Swann mengkonfirmasi bahwa dari 35 staf yang ada memang dinyatakan positif covid-19.
" Baru-baru ini ada peningkatan jumlah kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Ballymena,”ujar juru bicara perusahaan.
Pihak pabrik Cranswick Country Foods juga telah bekerjasama dengan Otoritas Kesehatan Masyarakat setempat untuk melakukan tes massal bagi para pekerja. Jika hasil tes positif, individu akan diminta untuk mengisolasi diri selama 10 hari, dan jika hasil tesnya negatif, individu akan diminta untuk mengisolasi diri selama 14 hari.
Sumber Mirror
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya