Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Banyak hal yang dilakukan setiap hari dan mempengaruhi tubuh. Berolahraga secara rutin dapat membuatmu sehat, bugar dan bebas dari stres.
Olahraga juga memperlancar peredaran darah serta menutrisi sel kulit. Kulitmu pun akan lebih glowing setelah berolahraga.

Dilansir dari Miss Kyra , berikut pengaruh olahraga secara rutin pada kulit.
Jika kamu berolahraga di bawah sinar matahari, ini akan menyebabkan hiperpigmentasi. Kamu perlu menghindari paparan sinar matahari secara rutin.

Terutama, jika memiliki masalah kulit. Aplikasikan sunscreen setiap tiga jam sekali selama beraktivitas di luar ruangan.

Berolahraga seringkali dikaitkan dengan jerawat karena kamu berkeringat saat memakai pakaian ketat.
Jerawat juga masalah yang disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori dan minyak berlebih. Oleh karena itu, bersihkan tubuh setelah berolahraga.
Sisa keringat dapat menyebabkan gatal-gatal dan dapat membaik jika kamu mandi air hangat setelah berolahraga.

Iritasi Kulit
Berolahraga di gym bisa menyebabkan iritasi kulit karena penyebaran bakteri karena alat-alatnya yang kerap digunakan oleh banyak orang.
Untuk mengatasinya, bersihkan alat yang ingin digunakan dan jangan menyentuh wajah selama berolahraga.
Dream - Selama ini banyak orang yang menganggap untuk menjadi pintar harus mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi. Taku lupa juga rajin belajar, diselingi sering bermain permainan asah otak seperti teka-teki silang.
Padahal, untuk menajamkan pikiran dan melatih otak tidak hanya dengan melakukan aktivitas di atas. Ada hal lain yang harus dilakukan, yaitu berolahraga. Hal ini dilakukan agar keduanya berjalan seimbang.
Berolahraga secara teratur tidak hanya diperlukan untuk tubuh, tetapi juga baik untuk otak. Dilansir dari Times of India, berikut empat jenis olahraga yang cocok untuk melatih dan menyehatkan otak.

Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2016, berlari membantu dalam pembentukan sel-sel baru di hippocampus, bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk mempelajari dan mengingat kejadian.
Latihan ini membuat lebih mudah bagi otak untuk mengelola stres, yang merupakan yang umum ditemui saat ini. Ini juga meningkatkan fungsi otak dan daya ingat.
Aerobik adalah bentuk latihan yang dianggap sangat baik untuk meningkatkan kesehatan otak. Melakukan latihan aerobik intensitas sedang selama 150 menit dalam seminggu, bermanfaat bagi otak.

Penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik meningkatkan kinerja memori spasial dan mengurangi risiko masalah kesehatan seperti demensia, depresi serta kecemasan.

Sesuai penelitian, bersepeda meningkatkan aliran darah ke otak, yang memicu pertumbuhan sel-sel baru dan meningkatkan fungsi otak.
Bersepeda penting bagi yang menderita hipertensi, karena bisa memengaruhi suasana hati dan memperkuat mental. Selain itu, bersepeda mampu mengontrol kortisol (hormon stres) dan adrenalin dalam tubuh.

Tidak ada yang seefektif meditasi dalam hal meningkatkan fungsi otak. Meditasi membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan level konsentrasi. Ini adalah cara yang ampuh untuk mengelola tingkat stres dan meningkatkan daya ingat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya