Penyebab Rambut Rontok pada Pria

Reporter : Irma Suryani
Selasa, 19 Juli 2016 10:43
Penyebab Rambut Rontok pada Pria
Rambut rontok 100 helai per hari itu masih normal. Tetapi jika berlebihan, mungkin Anda....

Dream - Semua orang pasti pernah mengalami rambut rontok. Merupakan suatu hal jika kamu kehilangan 100 helai rambut per harinya. Tetapi jika jumlah rambut rontok terlalu banyak, terkadang ada alasan medis yang menjadi penyebab kerontokan.

Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon
Pola kerontokan rambut pria dikenal dengan istilah medis ‘alopesia androgenetik’. Kerontokan ini terjadi karena akar rambut yang terlalu peka terhadap salah satu jenis hormon testosteron yaitu dihidrotestosteron (DHT). Tingginya DHT membuat helai rambut menjadi lebih tipis dan lebih cepat rontok dari akarnya. Kerontokan pada pria biasanya berpola seperti berikut:

Garis rambut yang bergeser naik
Penipisan rambut di bagian ubun-ubun dan samping kepala.Sedangkan pola kerontokan rambut wanita biasanya hanya menipis pada bagian atas kepala. Kerontokan pada wanita umumnya terkait dengan perubahan hormon seperti pada masa menopause, masa kehamilan dan penggunaan kontrasepsi hormonal.

Kerontokan Rambut Karena Alasan Lain
Selain perubahan hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti di bawah ini.

Pengaruh gizi
Asupan gizi yang buruk juga berpengaruh karena dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadilebih tipis dan rapuh.Rambut yang terlalu sering menjalani proses kimia di salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut menjadi lebih rentan patah.

Alopesia areata
Jenis kerontokan ini menyebabkan pitak dan umumnya terjadi pada remaja dan kalangan dewasa muda. Tetapi sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.Beberapa hal yang diduga sebagai penyebabnya adalah faktor genetika dan gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Efek samping obat-obatan
Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani artritis, depresi, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi.

Mau tahu penyebab lainnya? baca di sini.

 

Beri Komentar