Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Sepasang Wisatawan Menikmati Senja Di Beranda Resor (Foto:brightside)
Dream - Seorang perempuan pemberani bernama Melita Kolmandas Hunter berkesempatan hidup di luar mimpinya. Dari seorang ibu rumah tangga biasa di Australia, ia berhasil menjadi pemilik Song Saa, sebuah resor yang terletak di pulau pribadi di Kamboja.
Kisah mengenai perempuan ini membuktikan bahwa banyak jalan terang jika Anda benar-benar menginginkan sesuatu. Alam semesta akan mendukung usaha Anda untuk mencapainya.
Cerita berawal di tahun 2005 saat suaminya, Rory ditugaskan bekerja di Kamboja. Ia memutuskan mengikutinya sebagai sebuah petualangan besar. Mereka semula berencana tinggal di Asia Selatan selama setahun lalu pindah ke New York.
Namun menghabiskan waktu lama di Kamboja, mereka memutuskan untuk tetap tinggal di sana. Bahkan tak terasa mereka sudah memasuki tahun ke-16 dan masih tetap mencintai Kamboja.
Merlita pun memutuskan membeli sebuah pulau lokal terpencil seharga US$ 15.000. Ia mengubahnya menjadi sebuah resor mewah. Semua rumah di pulau dibuat dari bahan-bahan yang awet seperti kayu dari kapal tua, besi dan batu.

Dibutuhkan waktu hingga 2,5 tahun dengan ratusan pekerja bangunan yang telah mengorbankan darah, keringat dan air mata untuk mewujudkan impian mereka.
Kini, tempat tersebut disebut sebagai surga bernama Song Saa yang memiliki 27 vila pribadi, restoran, bar, spa dan tentu saja pemandangan yang menakjubkan.
Untuk mencapai ini dapat ditempuh dengan menggunakan perahu dari pelabuhan Sihanaukville selama kurang lebih satu jam. Mereka yang datang dari kota-kota lain dapat memilih helikopter yang memiliki penerbangan langsung ke resot.

Selain menangani masalah-masalah ekologis, Melita dan Rory juga bekerja membantu masyarakat lokal terhadap kelanjutan hidup mereka. Membantu peremajaan desa serta membersihkan pulau-pulau tetanngga.

Setiap orang yang datang ke pulau membantu dengan menyisihkan amal. Dan kini berkat upaya Merlita, akhirnya konservasi terumbu karang pertama di Kamboja berhasil diciptakan.

(Sumber:brightside)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya