Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Meski tak dialami semua perempuan, nyeri saat haid kerap dirasakan segelitir kaum hawa saat siklus bulanan tersebut berlangsung.
Untuk mengatasinya, Praktisi Herbal Medik, Prapti Utami, memberikan solusi yang mudah.
" Yang pertama harus dilakukan itu membuat skala prioritas, time management," ujar Prapti di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 27 April 2017.
Pengelolaan waktu itu diperlukan agar kita dapat mengalokasikan waktu untuk berolahraga. Tak perlu olahraga yang sulit dan berat, cukup rutin berjalan kaki 30 menit dalam sehari.
" Jalan pagi itu paling aman dan murah untuk membantu mengurangi nyeri saat menstruasi. Olahraga itu aset masa depan, jadi jangan lupakan olahraga," tutur Prapti.
Hal kedua yang dapat dilakukan adalah dengan terapi herbal. Kamu tak harus datang ke tempat khusus terapi. Bisa juga dengan membuatnya sendiri.
" Caranya dengan rebus 2,5 gelas air, lalu tumbuk atau rajang halus kunyit, asam jawa, daun tapak liman, dan daun jambu biji. Takarannya sesuai yang ada di rumah saja. Lalu masukkan ke air yang telah mendidih, kecilkan api, diamkan 10 hingga 15 menit. Bisa untuk 2 kali konsumsi," jelas Prapti.
Ramuan herbal tersebut bisa ditambahkan dengan kayu manis atau cengkeh sesuai dengan selera. Jika ingin menambahkan kedua bahan tersebut, harus direbus bersamaan dengan air.
Yang ketiga adalah tidur minimal 7 jam dalam sehari. Dan yang terakhir adalah kurangi makanan dan minuman yang mengandung kafein.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang