Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Wanita sering kali mengabaikan bagaimana menjaga area kewanitaan saat datang bulan. Padahal saat haid kuman akan lebih banyak.
Menurut dokter spesialis kandungan dr. Ogi Dewangga, mengatakan, penting untuk wanita yang sedang haid mengganti pembalut setiap tiga jam sekali. Ia menjelaskan alasan kenapa wanita wajib mengganti setiap tiga jam sekali.
"Kenapa ganti pembalut dan pentiliner setiap tiga jam sekali. Karena 3 jam pertumbuhan kuman akan lebih banyak. Apalagi lagi menstruasi," kata Ogi Dewangga saat mengisi talkshow Find your feminine healthcare’ Softeks Daun Sirih di Hijab Day, Sabtu 9 April 2016.
"Menurut penelitian pertumbuhan kuman lebih banyak. Setelah tiga jam maka akan menggagu untuk kewanitaan," tambah Ogi.
Lebih lanjut Ogi mengatakan sebenarnya tidak hanya setiap tiga jam mengganti pembalut, tapi jika darah yang keluar sudah banyak maka wajib mengganti dengan pembalut baru.
"Apalagi lagi metruasi, kalau darahnya udah banyak maka harus diganti, tidak usah nunggu tiga jam," tutur Ogi.
Akibat mengabaikan dalam mengganti pembalut maka akan membahayakan bagi kesehatan kewanitaan. Paling fatal, bisa menyebabkan infeksi yang kemudian menjalar menjadi kemandulan.
"Kuman masuk ke dalam, bisa menyebabkan infeksi kandungan bisa mavam-macam. Bisa menyebabkan kemandulan, penyumbatan, sakit rongga panggul bawah. Banyak penyebabnya tapi salah satunya itu," ungkap Ogi.
Kemudian dokter Ogi menyaranksn untuk mencari pembalut yang cocok dengan keadaan kondisi tubuh yang dibutuhkan.
"Carilah pembalut yang cocok. Kalau pembalut A kalau gatal, lebih banyak keputihan, lebih keringatan. Maka gantilah. Pilih yang cocok dan sesuai dengan keadaan tubuhnya," kata Ogi.
"Kalau lagi mentruasi pilihlah yang besar, kalau lagi keputihan pilihlah yang tipis. Selama dikeluarkan badan BPOM itu artinya aman," tambahnya. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS