Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jalan Kaki/ Foto: Shutterstock
Dream - Aktif secara fisik sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin. Bukan hanya dengan olahraga berat dan intensif tapi juga dengan latihan dan aktivitas yang ringan. Salah satunya dengan jalan kaki.
Bila memang tak bisa melakukan olahraga berat, Sahabat Dream bisa melakukan jalan kaki santai setiap hari. Cukup 30 menit.
" Jalan kaki memiliki manfaat yang luar biasa, mulai dari mendukung sistem kekebalan yang sehat hingga meningkatkan kualitas tidur," ujar Denise Austin, seorang pakar kebugaran.
Sahabat Dream penasaran apa aja manfaat yang didapat dari rutin berjalan kaki? Yuk simak.
1. Meningkatkan Suasana Hati
Jalan kaki selama 10 menit memberi manfaat untuk menurunkan emosi dan meningkatkan suasana hati secara signifikan. Hal ini karena saat berjalan kaki kita bisa berinteraksi dengan orang lain sehingga merasa terkoneksi dan merasa lebih bahagia.
2. Membakar Kalori dan Menjaga Berat Badan yang Sehat
Rutin berjalan kaki membantu mengurangi lemak dan meningkatkan respons tubuh terhadap insulin karena dapat meningkatkan metabolisme dengan cara mambakar kalori dan mencegah hilangnya masa otot
3. Meningkatkan Kemampuan Otak
Jalan kaki dapat meningkatkan fungsi otak bekerja lebih efisien karena aliran darah ke otak meningkat seusai berolahraga. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, bergerak agar otak bekerja lebih baik.
4. Mengurangi Nyeri Sendi
Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki minimal 10 menit sehari dapat mencegah kecacatan dan nyeri radang sendi. Hal ini karena dengan berjalan kaki aliran darah menjadi teratur dan membantu memperkuat otot di sekitar persendian. Penelitian terbaru menyatakan jika jalan kaki merupakan aktivitas yang aman, murah, dan nyaman bagi mereka yang menderita artritis.
5. Meningkatkan Kualitas Tidur
Setelah rutin berjalan kaki, tubuh secara alami akan mengeluarkan efek melatonin atau mudah mengantuk dan terlelap. Kondisi ini memberi dampak positif yang signifikan terhadap durasi dan kualitas tidur.
Laporan Hany Puspita Sari/ Sumber: Prevention.com
Dream - Saat ingin menurunkan berat badan, kamu tidak hanya harus berolahraga. Perhatikan juga jumlah kalori dan gizi yang dikonsumsi setiap hari agar proses penurunan berat badan benar-benar efektif.
Olahrga tanpa mengurangi asupan kalori akan membuat proses penurunan berat badan sia-sia. Bahkan, berat badanmu bisa bertambah ketika pola makanmu belum teratur.
Kunci yang sangat penting untuk menurunkan berat badan adalah defisit kalori. Defisit kalori adalah pola makan untuk menurunkan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori harian. Dengan cara ini, jumlah kalori yang masuk ke tubuh menjadi lebih sedikit dari yang terbakar
Defisit kalori yang dilakukan dengan cara yang kurang tepat pun akan membuat proses penurunan berat badan jadi semakin sulit. Ikuti beberapa tips dari Dokter Dion Haryadi agar defisit kalori lebih konsisten dan efektif untuk mendapat berat badan ideal.

Foto: Shutterstock
Defisit kalori tidak cukup dilakukan hanya dengan mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi. Kamu pun harus memperhatikan zat gizi yang harus dipenuhi setiap harinya.
Mencukupi kalori harian tanpa memperhatikan kandungan gizinya hanya akan mempersulit proses dietmu untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal dan sehat. Jadi, konsumsi makanan bergizi untuk memenuhi kalori harian.
2. Makan Teratur

Foto: Shutterstock
Sebagian orang kerap menunda makan untuk mengurangi konsumsi makanan. Padahal, kebiasaan menunda dan menjalani pola makan yang kurang teratur justru akan membuatmu lebih lapar. Bahkan, terserang penyakit lambung. Jadi, makanlah di jam yang sudah ditentukan setiap harinya agar lebih mudah mengurangi kalori harian.

Foto: Shutterstock
Berolahraga secara rutin akan mempermudah mengontrol nafsu makan. Sehingga, kamu pun tidak cepat lapar dan kenyang lebih lama. Tubuh jadi lebih berenergi dan segar ketika beraktivitas tanpa harus mengonsumsi terlalu banyak makanan. Pilih jenis olahraga yang bisa dinikmati dan sesuai dengan kebutuhan tubuhmu agar lebih mudah dilakukan secara konsisten.
4. Mengonsumsi Camilan Sehat

Foto: Shutterstock
Cukup banyak konten di media sosial yang mengungkap kebiasaan buruk mengonsumsi camilan. Camilan juga diklaim mampu meningkatkan berat badan. Namun, kamu tetap bisa mengonsumsinya sesekali agar lebih mudah mengontrol nafsu makan berlebih. Tentunya, camilan yang dikonsumsi pun harus tetap sehat dan bisa memenuhi zat gizi.
5. Lakukan Diet yang Bisa Dinikmati

Foto: Shutterstock
Diet atau pola makan yang dijalani harus bisa dinikmati agar lebih mudah menjalaninya setiap hari atau seumur hidup. Kamu tetap bisa mengonsumsi makanan yang disukai. Bahkan, kamu pun bisa mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi rendah. Tapi, prioritaskan makanan dengan zat gizi tinggi dan kaya serat agar tubuhmu tetap sehat serta lebih mudah mengontrol kalori yang dikonsumsi setiap harinya.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya