5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Makan Makanan Sehat. (Source: Shutterstock)
Dream - Kini masyarakat Indonesia telah hidup berdampingan dengan Covid-19. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pun telah dicabut awal 2023 lalu.
Pencabutan PPKM dilakukan bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Satgas Covid-19, total kasus aktif tambahan pada 15 Februari 2023 lalu mencapai 102 kasus.
Sementara di tahun sebelumnya, kasus tambahan mencapai lebih dari 57 ribu. Tapi, kabar baik tersebut tidak semerta-merta membuat ancaman penyakit menghilang.
Masyarakat tetap dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga daya tahan tubuh, serta menjalani hidup sehat. Selain itu, masyarakat juga diminta mengikuti Pedoman Gizi Seimbang (PGS) untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Berikut 4 prinsip PGS yang dapat dijadikan rutinitas setiap hari untuk mencegah tubuh terserang penyakit.

Foto: Shutterstock
Kedua hal ini sangat penting bagi daya tahan tubuh. Konsumsi beragam jenis makanan sehat untuk melengkapi nutrisi yang diperlukan.
Kamu bisa mengonsumsi ikan laut yang kaya akan protein, peptide, dan asam amino glutamat untuk dimakan bersama beragam jenis sayur maupun sumber karbohidrat lainnya. Kandungan glutamat (MSG) pada ikan merupakan sumber glutamin yang dapat menjaga daya tahan tubuh.
" Sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari rangkaian sel seperti leukosit, makrofag, neutrofil, dan lainnya membutuhkan glutamat sebagai pendukung koordinasi kinerja sel," ujar Endang Sunaryo, Pengamat Gizi dan Pangan melalui rilis 'PPKM Dicabut, Masyarakat Indonesia Sudah Kebal Covid-19?'.
Kebiasaan memakai masker dan menjaga kebersihan tubuh maupun lingkungan sekitar harusnya tetap diteruskan meski wabah Covid-19 telah mereda.
Menjalani kebiasaan tersebut bisa membuat daya tahan tubuh lebih kuat dan mencegah serangan berbagai penyakit. Tentunya, kebiasaan tersebut harus didukung dengan pola hidup sehat.

Foto: Shutterstock
Perbanyak aktivitas fisik, seperti berolahraga, berjalan kaki, atau melakukan kegiatan lainnya. Kini, kamu bisa pergi ke gym, kolam renang, dan tempat umum lainnya jika ingin berolahraga atau beraktivitas lebih nyaman.
Lakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu agar terhindar dari stres, menjaga kesehatan otot, memperkuat daya tahan tubuh, serta mendapatkan bentuk tubuh ideal.

Foto: Shutterstock
Daya tahan tubuh pun bergantung pada berat badan. Jaga berat badan agar tetap ideal agar lebih nyaman saat beraktivitas dan terhindar dari serangan berbagai penyakit.
Tapi, jangan sampai kamu menjalani diet ketat yang justru membuat tubuh jauh lebih rentan terserang penyakit dan dapat menyerang kesehatan mental. Jalani diet sehat dan nikmati proses menjaga berat badan agar lebih sehat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?