Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

5 Keluhan yang Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Tubuh Tidak Sehat

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 22 Februari 2023 12:48
5 Keluhan yang Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Tubuh Tidak Sehat
Banyak sinyal yang dikirim tubuh, menandakan tubuh butuh istirahat dan konsultasi dengan dokter.

Dream - Kesibukan pekerjaan atau aktivitas seringkalli membuat kita mengabaikan sinyal-sinyal dari tubuh. Pada beberapa kondisi, sudha muncul keluhan dan sering kita abaikan dan menganggapnya hanya masalah ringan.

Faktanya, bisa jadi itu tanda kalau tubuh butuh istirahat yang berkualitas atau bahkan perawatan medis yang intensif. Keluhan-keluhan ini kerap kali muncul dan tak boleh diabaikan, terutama jika terus menerus muncul.

Ingat-ingat ya, Sahabat Dream.

1. Mata Selalu Kering
Apabila kamu memiliki gejala kering pada mata dan mulut yang ekstrem bisa menandakan bahwa ada infeksi ataupun peradangan pada kelenjar yang menghasilkan air mata dan air liur. Bila keluhan ini sudah berlangsung lama, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter.

2. Sering  Merasa Kedinginan
Mengalami kedinginan setiap hari meskipun suhu normal bisa menjadi tanda bahwa tubuhmu memiliki produksi tiroid yang rendah. Jika kadar hormon tersebut rendah, maka metabolisme melambat dan tubuh sering merasa kedinginan.

 

1 dari 5 halaman

4. Rambut Rontok

Banyak yang menganggap rambut rontok merupakan hal yang normal. Padahal, rambut rontok menjadi pertanda jika tubuh kekurangan zat besi. Sahabat Dream bisa mengonsumsi makanan yang lebih banyak memiliki kandungan zat besi seperti daging merah, kacang-kacangan, dan aprikot.

Alami, Hentikan Rambut Rontok dan Tumbuh Lebih Cepat

5. Gigi Terlalu Sensitif
Jika gigi kamu sensitif dengan makanan yang terlalu panas atau dingin, bisa jadi mengindikasikan adanya refluks asam yang merusak lapisan pelindung enamel gigi, lho. Segera periksa ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

6. Selalu Haus
Kamu terus merasa haus padahal sudah minum cukup air? Ini bisa pertanda bahwa kamu memiliki gejala diabetes. Rasa haus yang terus muncul terjadi karena glukosa menumpuk di dalam darah, sehingga ginjal terus bekerja dan meningkatkan intensitas buang air kecil dan rasa haus.

Laporan Hany Puspita Sari/ Sumber: Brightside.me

2 dari 5 halaman

2 Kebiasaan Makan yang Harus Dihindari untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Dream - Ginjal merupakan organ penting tubuh yang berfungsi untuk membuang limbah dari darah dan mengatur kadar cairan dalam tubuh. Berbentuk seperti kacang dengan ukuran 10-12 centimeter, ginjal terdiri dari ua bagian, yaitu kiri dan kanan, dan mengandung sekitar satu juta nefron, yaitu saringan darah yang sangat kecil.

Agar ginjal dapat berfungsi dengan baik dan normal, Sahabat Dream harus memakan sayuran yang mengandung zat-zat untuk kebutuhan organ tubuh ini.

Menghindari lemak dan makanan olahan yang mengandung natrium dan lemak jenuh dalam jumlah berlebihan adalah langkah penting dalam merawat ginjal. Selain itu hindari hal-hal berikut untuk menjaga kesehatan ginjal.

1. Makan terlalu banyak protein

Protein hewani menghasilkan asam dalam jumlah tinggi dalam darah yang dapat menyebabkan asidosis yaitu suatu kondisi di mana ginjal tidak dapat menghilangkan asam yang cukup, menyebabkan efek yang merugikan pada organ.

2. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Diet tinggi garam memiliki banyak sodium, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan pada waktunya mempengaruhi fungsi ginjal.

Terlalu banyak garam memiliki efek jaringan langsung pada ginjal, menyebabkan hipertrofi dan fibrosis. Terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan batu ginjal.

(Sumber: HealthShot)

3 dari 5 halaman

3 Penyebab Utama Gagal Ginjal Akut Pada Anak

Dream - Kasus gagal ginjal pada anak di Indonesia meningkat drastis pada tiga bulan terakhir. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM) sampai menerjunkan tim untuk menganalisis hal tersebut.

Obat sirup yang tercemar diduga kuat jadi pemicu utamanya. Efeknya, sejumlah perusahaan mendapat teguran, dikenai sanksi dan dilarang untuk memproduksi lagi obat sirup.

Terkait kasus gagal ginjal pada anak yang cukup banyak memakan korban jiwa, tentunya menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya Prodia, yang menggelar workshop “ Kenali Gagal Ginjal Akut” pada 8 November 2022 kemarin.

Prodia

Hadir dr. Henny Adriani, Sp. A(K) dokter konsultan nefrologi anak, yang memberikan penjelasan detail soal gangguan ginjal anak. Terutama soal penyebab utama gangguan ginjal akut. Menurutnya, terdapat 3 penyebab utama gagal ginjal akut pada anak, yaitu pra-renal, renal, dan post-renal.

Pre-renal berarti kondisi yang terjadi sebelum ginjal. Kondisi ini menyebabkan menurunnya jumlah aliran darah ke ginjal.

“ Kalau ada kondisi dimana yang menyebabkan aliran darah ke ginjal turun, misalnya diare, muntah-muntah sampai dehidrasi maka akan mengalami penurunan darah yang mencapai ke ginjal. Sehingga jumlah urine menjadi sedikit,” ungkap dr. Henny di Laboratorium Prodia, Jakarta Pusat, 8 November 2022

 

4 dari 5 halaman

Kerusakan Berat

Sementara, renal terjadi kerusakan pada organ ginjal itu sendiri. Kondisi rusak pada ginjal ini bisa terjadi karena infeksi berat, peradangan pada ginjal sendiri, atau adanya toxin (racun) dalam tubuh anak. Untuk toxin, ini yang terjadi pada sejumlah kasus gagal ginjal anak setelah mengonsumsi obat sirup yang tercemar.

Gagal Ginjal Anak Sudah Stadium Berat, Ini Tandanya

Penyebab yang ketiga adalah penyebab post-renal, yang terjadi karena adanya obstruksi/sumbatan pada jalur pengeluaran urin. Akibatnya, fungsi ginjalnya menurun. Ia juga mengungkapkan gejala-gejala gangguan ginjal akut yang perlu orangtua waspadai.

 

5 dari 5 halaman

Gejala yang Muncul

Penurunan jumlah urine, merupakan gejala umum yang sering terjadi. Dokter Henny juga mengungkap bahwa anak yang mungkin mengidap gangguan ginjal akut sulit berkomunikasi atau kesadarannya menurun.

“ Biasanya kalau anak mengalami penurunan fungsi ginjal, dia tidak bisa mengeluarkan racun dalam tubuhnya. Maka racun itu akan berputar terus di dalam tubuh, dan bisa mengendap di otak menyebabkan penurunan kesadaran,” ujarnya.

Adapun gejala-gejala lainnya dapat meliputi tanda-tanda berikut.
- Jumlah urine yang semakin sedikit
- Terdapat darah/kemerahan pada urin
- Bengkak, terutama pada kedua kaki
- Diare
- Mual, muntah, penurunan nafsu makan
- Demam, batuk pilek

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita

Beri Komentar