6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Shutterstock
Dream - Sepatu tidak hanya melindungi kaki saja, tapi secara tak langsung juga memengaruhi bentuk kaki. Pemilihan sepatu yang salah seperti kesempitan, terlalu lembap dan panas juga bahan yang kasar akan membuat kulit lecet bahkan bengkak.
Jika bentuk sepatu tidak tepat pun bisa mengubah struktur tulang kaki jika dipakai dalam jangka panjang.

Berikut beberapa tips memilih sepatu yang dibagikan dr. Astuti Pitarini, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi pada acara RS Pondok Indah bertajuk Problema Ortopedi pada Wanita, Kamis 22 Februari 2023.
Bentuk ujung sepatu ternyata memengaruhi kesehatan kulit dan struktur kaki. Sebaiknya pilihlah ujung sepatu atau toe box kaki yang lebar dan memberi ruang untuk kaki.

“ Kalau memilih sepatu aman yang pertama segi bentuk toe box nya lebar dan tidak pointed,” kata dr. Astuti.
Tingginya hak sepatu tentu harus menjadi pertimbangan dalam memilih sepatu. Hak sepatu yang tinggi akan membuat efek pegal pada kaki. Sebaiknya gunakan yang kurang dari 2,5 centimeter.

“ Sebaiknya pilih yang haknya kurang dari 2,5 cm karena membuat otot betis tidak kaku,” ujar Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi ini.
Bahan yang tepat juga sangat memengaruhi kesehatan kulit kaki. Karena jika lembap, jamur akan mudah bersarang dan mengganggu kesehatan.
“ Pilih bahan yang breatheable yang bisa buat kaki bernapas lebih, karena kita menjaga kelembapan dimana dimana sesuai dengan negara kita yang tropis beda dengan luar negeri,” kata dr. Astuti.
Selain itu, pilih sepatu yang sesuai dengan aktivitas. Misal pilih sepatu khusus tracking untuk kegiatan tracking, dan sepatu tenis untuk olahraga tenis.
Dream - Bulu rambut di jari kaki terkadang dapat membuat orang merasa tidak percaya diri, terutama pada kaum Hawa. Sebenarnya bulu di jari kaki cukup umum terjadi baik pada pria dan wanita.
Bagi yang merasa terganggu, biasanya dicukur habis. Tahukah Sahabat Dream ternyata bulu di jari kaki bisa jadi indikasi kesehatan kaki?
“ Memiliki rambut di jari kaki adalah pertanda baik karena itu berarti seseorang memiliki sirkulasi cairan yang baik. Tidak bisa tumbuh rambut di jari kaki tanpa memiliki suplai darah,” kata Jeremy Ouse, seorang dokter ahli kesehatan kaki yang berbasis di Inggris, seperti dikutip dari Fatherly.
Sirkulasi darah yang baik membantu pertumbuhan bulu rambut yang ada di tubuh. Saat kondisi kesehatan buruk dapat mempengaruhi sirkulasi darah. Seperti diabetes dan kolesterol tinggi, kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh darah mengeras atau tersumbat dapat menghambat pertumbuhan bulu rambut, terutama pada bagian tubuh yang jauh dari jantung.
Pada beberapa kasus, jari kaki yang berbulu lebat dapat menjadi pertanda masalah kesehatan. Contohnya, kanker pada kaki dan jari kaki dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut, tapi kasusnya sangat jarang.

" Beberapa kanker mungkin menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih secara lokal, tetapi ini sangat jarang. Kurang dari 5% kanker terjadi di kaki,” ujar Ousey.
Bulu rambut di jari kaki juga bisa tumbuh akibat luka pada kaki. Jika pada jari kaki tidak ada bulu yang tumbuh juga hal wajar. Kondisi tersebut bisa terjadi karena sepatu yang kamu pakai, yang mempengaruhi sirkulasi darah di kaki. Selain itu, faktor genetik dan etnis juga berpengaruh terhadap pertumbuhan bulu rambut di jari kaki.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
