Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Gerhana Bulan Total Akan Terjadi Pada 26 Mei 2021. (Foto: Shutterstock)
Dream – Gerhana bulan total perigee atau super blood moon akan hampir di seluruh wilayah di Indonesia pada hari ini, Rabu 26 Mei 2021. Masyarakat bisa menyaksikan fenomena alam langka ini mulai pukul 18.00 WIB.
Apa itu gerhana bulan super blood moon?
Dikutip dari berbagai sumber, super blood moon adalah fenomena alam saat bulan, bumi, dan matahari berada di satu garis lurus. Meskipun tertutup bumi, sebagian sinar mentari bisa bisa mencapai bulan.
Sinar matahari ini melewati atmosfer bumi—atmosfer bumi ini menyaring sebagian besar warna biru. Inilah alasan mengapa bulan bisa terlihat merah dan dijuluki oleh blood moon.

Gerhana ini bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Sayangnya, tak semua bisa melihat fenomena ini dari awal sampai akhir.
Misalnya, zona I yang mencakup sebagian wilayah Papua. Zona ini memperlihatkan seluruh fase gerhana terlihat.
Ini berbeda dengan zona III yang mencakup bagian wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, sebagian wilayah Sulawesi, Bali, dan NTB.
Zona III menampilkan seluruh fase total. Fase parsial awal dan penumbra awal tidak terlihat.
“ Waktu terbit bulan di setiap lokasi berbeda-beda,” tulis akun Instagram @planetariumjkt.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan proses gerhana dari awal sampai akhir, Planetarium dan Observasi Jakarta bekerja sama dengan 19 instansi atau komunitas di Indonesia akan mengadakan observasi virtual. Observasi ini akan dilakukan di 20 titik pengamatan, seperti Kupang, Biak, dan Banda Aceh.
“ Bincang Santai dan Observasi Virtual Super Blood Moon hari Rabu tanggal 26 Mei 2021 mulai pukul 15.45-21.30 WIB,” tulis @planetariumjkt.
Pengamatan virtual itu bisa disaksikan di kanal Youtube Planetarium dan Observatorium Jakarta di https://www.youtube.com/c/PlanetariumObservatoriumJakarta/live.
“ Jadi, di mana pun sahabat berada dapat menyaksikan proses berlangsungnya fenomena gerhana bulan total sejak fase awal hingga akhir. Semoga langit cerah, ya! Salam Planetarium!” tulis @planetariumjkt.
