Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Sam Po Tay Jen (Foto: Berry Putra)
Dream - Pulau Bali memang kaya akan sejarah. Tak salah jika Bali disebut sebagai Pulau Dewata, pulau yang diberkati oleh para Dewa. Namun tahukah Anda jika terdapat tokoh muslim yang didewakan masyarakat Konghucu.
Jauh ke belakang, salah seorang tersohor dari Negeri Tiongkok yakni Sam Po Tay Jen pernah menginjakkan kakinya di Bali.
Ya, salah satu jejak peninggalan Laksamana Cheng Ho ada di Griya Kongco Dwipayana. Klenteng ini terletak di Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai. Kita akan melewati hutan mangrove sejauh 600 meter untuk mencapainya.
Pemimpin Griya Kongco Dwipayana, Ida Bagus Made Adnyana menuturkan, di klenteng yang dipimpinnya terdapat sebuah arca yang didewakan. Di bawah arca itu bertuliskan, Sam Po Tay Jen.
" Sam Po Tay Jen ini orang Muslim. Silakan ditulis demikian, karena memang beliau ini dari Tiongkok sudah Muslim," kata Adnyana, Sabtu 6 Februari 2016.
Menurut dia, meski beragama Muslim, namun Sam Po Tay Jen didewakan dan disembah oleh umat Budhha. Soal sejarah kedatangan Sam Po Tay Jen ke Pulau Dewata, pria yang akrab disapa Atu Mangku itu menyebut ia adalah pelaut yang dengan pasukannya tersohor karena melakukan perjalanan keliling dunia. Salah satunya singgah di Pulau Bali.
" Beliau juga bisa dibilang salah satu penyebar ajaran Islam di Nusantara, khususnya Bali," jelasnya. Dalam syiar Islamnya, kata Atu Mangku, Sam Po Tay Jen tidak melakukannya dengan jalan kekerasan. " Tidak dengan pertempuran, tapi dengan kebaikan. Bercocok tanam serta cara lainnya. Akhirnya Bisa diterima masyarakat," papar dia.
Sam Po Tay Jen atau dikenal juga dengan Sam Po Hong alias Laksamana Cheng Ho dikenal sebagai seorang kasim muslim yang menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok yang berkuasa pada tahun 1403-1424 dan merupakan kaisar ketiga dari Dinasti Ming.
Sejak melakukan pelayaran mengelilingi dunia, Cheng Ho beberapa kali berlabuh di Indonesia. Perjalanan samudera Laksama Cheng Ho ini tidak hanya singgah di Bali, tapi juga di Aceh, Batam, Palembang, Belitung, Jakarta, Semarang, Cirebon dan Surabaya.
(Laporan: Berry Putra, Bali)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
