Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sayuran (Pixabay)
Dream - Kita harus memperhatikan kandungan gizi menu sahur. Selain lauk-pauk sumber protein, pastikan menu sahur kita mengandung sayur dan buah-buahan.
Menu sayur dan buah-buahan sangat penting bagi tubuh kita selama puasa. Sebab, sayur dan buah-buahan sangat baik untuk menjaga tubuh agar kuat seharian berpuasa.
Ada beberapa sayuran yang cocok untuk menu sahur. Selain penuh gizi, sayur-sayuran berikut ini juga punya segudang manfaat, antara lain bisa tahan lebih lama sehingga kita tidak cepat merasa lapar saat berpuasa.

Brokoli punya berbagai manfaat jika dikonsumsi secara rutin. Sayuran hijau ini kaya serat serta vitamin D. Serat pada brokoli dapat melancarkan buang air besar dan menyehatkan sistem pencernaan. Selain itu, vitamin D pada brokoli bisa membantu menyerap kalsium.
Tak sulit untuk memasak brokoli. Kita bisa mencampurkannya dengan sup. Bisa juga sebagai campuran tumis yang menyehatkan tubuh.

Selada bisa menjadi alternatif menu sahur. Kandungan seratnya sangat tinggi, sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama.
Mengonsumsi selada saat sahur dapat mencukupi kebutuhan serat dalam sehari sehingga puasa kita menjadi lebih lancar. Selada juga mengandung banyak air sehingga tubuh tetap terhidrasi.

Kandungan vitamin C dan air pada lobak cukup tinggi. Lobak juga bersifat antioksidan. Vitamin C pada lobak membantu memperkuat imun tubuh, sedangkan sifat antioksidan dapat menangkal berbagai radikal bebas.

Ubi jalar punya banyak serat yang baik bagi tubuh. Kandungan vitaamin C ubi jalar juga tinggi. Bila kita mengonsumsi ubi saat sahur, sistem kekebalan tubuh kita bisa bertambah kuat.
Selain itu, ubi juga kaya serat sehingga membuat perut kenyang lebih lama. Kandungan serat dalam ubi juga bisa meningkatkan reaksi insulin yang dapat mengontrol kadar gula dalam darah.

Sayuran ini sangat cocok untuk sahur. Vitamin A dan beta karoten dalam wortel dapat membantu menjaga kesehatan mata.

Likopen yang terkandung dalam tomat bisa dimanfaatkan tubuh untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker dan strok.
Tomat juga dapat menyehatkan hati dan menghindarkannya dari hati berlemak. Ada berbagai cara menikmati tomat ketika sahur, bisa dijus atau dicampurkan ke masakan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan