Siapakah Gerangan Penemu Fungi Copy, Cut, Dan Paste? (Foto: Shutterstock)
Dream – Kamu yang terbiasa menggunakan aplikasi komputer pasti terbiasa dengan fitur “ cut”, “ copy”, “ paste”. Fitur-fitur itu disediakan untuk membantu mempercepat seseorang untuk mengetik serta memindahkan berkas dan media di komputer atau smartphone.
Fitur “ cut” berfungsi untuk memotong file atau teks yang ingin dipindahkan. Sementara fitur “ copy” untuk menyalin area, file, atau teks yang diinginkan.
Kedua fitur itu biasanya akan diakhiri dengan menekan fitur “ paste” yang berfungsi untuk menempel bagian teks, file, atau area yang telah dipotong dan disalin ke tempat yang diinginkan.
Timbulah pertanyaan, siapakah gerangan orang yang menciptakan fitur “ cut”, “ copy”, dan “ paste”?
Dikutip dari BBC, Kamis 2 September 2021, penemunya adalah Larry Tesler. Dia bekerja di Silicon Valley, Amerika Serikat, pada awal 1960-an. Saat itu, komputer masih menjadi barang “ ekslusif” karena tidak bisa diakses banyak orang.
Tesler lahir di Bronx, New York, pada 1945. Dia mengenyam pendidikan di Stanford University, California, Amerika Serikat.
Setelah lulus, Tesler mengkhususkan diri untuk desain antarmuka pengguna. Dia membuat sistem komputer lebih ramah pengguna.
Tesler menghabiskan sebagian besar kariernya di Xerox Palo Alto Center. Di sana, dia bekerja sebagai peneliti. Ternyata, Tesler juga menemukan fungsi lainnya, seperti find and replace.
“ Penemu cut, copy, dan paste, find & replace, dan banyak lagi adalah mantan peneliti Xerox, Larry Tesler,” cuit Xerox.
“ Hari kerja kamu lebih mudah berkat ide-ide revolusionernya,” cuit dia.
Steve Jobs merekrut Tesler untuk bekerja di Apple. Di sana, pria itu menghabiskan karier selama 17 tahun dan naik jabatan sebagai kepala ilmuwan.
Setelah meninggalkan Apple, Tesler mendirikan startup pendidikan dan bekerja tidak lama di Amazon dan Yahoo.
Copy dan paste merupakan metode editing lama, yaitu orang secara fisik memotong bagian teks yang dicetak dan merekatkannya di tempat lain. Nah, perintah ini dimasukkan ke perangkat lunak Apple di model Lisa pada 1983.
Kemudian, fungsi ini dirilis di Machintos. Machintos dirilis pada tahun berikutnya.
Tesler berkeyakinan bahwa sistem komputer harus berhenti menggunakan “ mode” dalam desain perangkat lunak waktu itu. Mode ini memang memungkinkan pengguna beralih fungsi di software, tapi justru membuat operasional komputer jadi makan waktu dan rumit.
Begitu kuat keyakinannya membuat Tesler menggunakan “ No Modes” untuk alamat situsnya, akun Twitter, hingga pelat mobil.
Dream – Selain komputer, ada lagi `produk` Apple yang harganya selangit. Barang itu adalah buku manual komputer Apple II.
Harganya sudah bukan lagi di tingkat belasan juta rupiah. Harga barang ini mencapai belasan miliar rupiah.
![]()
Dikutip dari CNN Business, Rabu, 25 Agustus 2021, buku manual ini dilelang oleh rumah pelelangan RR Auction dengan nilai US$787.784 (Rp11,34 miliar). Buku manual ini setebal 196 halaman ini terlihat seperti buku biasa.
Buku manual ini memiliki tanda tangan Steve Jobs—pendiri Apple. Tak hanya tanda tangan, Jobs juga memberikan petuah bagi sang pemilik buku manual, Julian Brewer.
“ Julian, generasimu adalah yang pertama yang tumbuh dengan komputer. Pergilah untuk mengubah dunia! Steve Jobs, 1980,” begitu bunyinya.
Buku manual itu juga ditandatangani oleh investor awal Apple dan CEO kedua perusahaan itu, Mike Markkula. Buku ini ditandatangani kala Jobs dan Markkula berada di Inggris untuk mempromosikan Apple.
Usut punya usut, Brewer adalah putra seorang pengusaha yang bekerja sama dengan Apple. Sang ayah ini mendistribusikan produk Apple di Inggris.
Pria ini berkisah, ketika sedang duduk di kamar sambil bermain game di Apple II, ayahnya memanggilnya. Sang ayah meminta Brewer untuk menemui tamu.
“ Saya takjub karena mereka adalah Steve Jobs dan Mike Markkula,” kata dia.
Brewer membawa buku manualnya. Dia pun sadar bahwa Jobs jarang menandatangani apa pun. “ Dia berteman baik dengan ayah. Jadi, saya merasa tulisannya dibuat dengan hati-hati,” kata dia.
Sekadar informasi, Apple II merupakan produk Apple pertama yang sukses di pasar. Spreadsheet komputer, VisiCalc, dibuat untuk Apple II pada 1979. Ini membuat popularitas Apple II di pasar bisnis bisa berkembang.
“ Saat Apple I itu ditujukan bagi penghobi dengan jumlah 200-an unit, Apple II benar-benar ‘mengubah dunia’,” tulis RR Auction.
Dikatakan bahwa Apple II bisa “ melayani” 6 juta pelanggan rumah tangga dan bisnis untuk komputasi personal. Bahkan, pendapatan Apple II mendongkrak kinerja Apple.
Jim Irsay merupakan pemenang lelang buku manual Apple II. Pemilik Indianapolis Colts menyebut Jobs merupakan sosok perubahan.
“ Dia bisa mengubah jalan berpikir orang, melakukan bisnis, dan berinteraksi dalam keseharian,” kata dia.
Selain buku manual, RR Auction juga melelang sepucuk surat yang ditulis oleh Jobs. Surat itu laku senilai US$479.939 (Rp6,91 miliar).
“ Saya ragu bisa menandatangani tulisan sendiri,” tulis Jobs.