Tumit Retak Rusak Penampilan, Ini Cara Mengatasinya

Reporter : Dwi Ratih
Selasa, 5 Mei 2020 10:12
Tumit Retak Rusak Penampilan, Ini Cara Mengatasinya
Kamu punya masalah dengan tumit?

Dream - Tak jarang wanita ingin terlihat perfect dari ujung kaki hingga ujung rambut, dengan begitu wanita sangat memperhatikan penampilannya.

Memiliki tumit kaki retak bisa merusak penampilan, sebab hanya bisa menggunakan alas kaki yang bisa menutupi masalah kaki tersebut.

Tidak perlu khawatir, ada solusi mudah untuk menghilangkan tumit retak hanya menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Dilansir dari India Times, berikut solusi yang bisa kamu coba.

Merendam kaki dalam susu dan mawar

Ambil ember kecil yang berisikan air hangat dan tambahkan setengah cangkir susu ke dalamnya.

Tambahkan beberapa kelopak mawar dan 4-5 daun nimba. Campurkan satu sendok teh seed oil/minyak biji atau minyak biji gandum ke dalam ember.

Tambahkan beberapa tetes minyak esensial, jika ada. Rendam kaki kamu selama sekitar 20 menit dan gosok dengan ringan.

Prosedur ini tidak hanya akan membantu dalam menyingkirkan kulit mati tetapi juga akan menjaga tumit pecah.

ilustrasi rendam kaki© Shutterstock

1 dari 4 halaman

Pijat dengan tiga minyak

Ambil masing-masing satu sendok teh minyak jarak, zaitun dan almond. Campurkan semuanya dan pijat seluruh tumit. Kamu bisa memberikan lotion atau pelembab setelah itu, sehingga minyak akan terserap dengan baik.

Lakukan prosedur ini sebelum tidur dan kenakan kaus kaki. Kelembaban semalaman tidak hanya akan merawat tumit yang pecah-pecah tetapi juga akan membuatnya lembut.

ilustrasi zaitun© Shutterstock

Pelembab pisang dan madu

Hancurkan pisang kecil dalam mangkuk dan tambahkan satu sendok teh madu ke dalamnya. Kocok sehingga menghasilkan konsistensi cair, oleskan ke seluruh tumit dan gosok dengan lembut.

Diamkan selama 20-30 menit dan cucilah dengan air hangat. Oleskan pelembab, setelah kamu mengeringkan kaki. Pisang adalah pelembab alami yang sarat dengan Vitamin A, C dan B6.

Sedangkan madu akan membantu kulit tetap terhidrasi dengan menarik air dari jaringan bagian dalam ke lapisan luar kulit.

2 dari 4 halaman

Lulur garam dengan batu apung

Jika tidak memiliki batu apung, kamu dapat menggunakan loofah atau luffa sebagai gantinya. Ambil saja satu sendok makan garam dan campur beberapa tetes minyak zaitun ke dalamnya.

Oleskan scrub ini di atas tumit yang pecah dan gunakan batu apung untuk menggosok tumit dengan lembut. Pastikan kamu tidak menggaruk tumit dalam proses ini.

Ilustrasi batu apung© Shutterstock

Lanjutkan gosok selama 20-30 detik dan cuci dengan air sabun. Jangan lupa oleskan krim pelembab setelah mengeringkan kaki.

Tidak perlu perawatan ke salon untuk menghilangkan tumit retak, Anda bisa bisa melakukannya di rumah hanya dengan menggunakan bahan yang ada di rumah. Mudah bukan?

(Laporan: Cindy Azari)

3 dari 4 halaman

3 Tipe Sepatu Cantik yang Sebaiknya Tidak Digunakan

Dream - Menggunakan sepatu dengan desain cantik memang bisa membuat penampilan jadi lebih keren. Sayangnya, beberapa model sepatu kaum hawa memiliki efek yang sangat buruk bagi kesehatan.

Terutama kondisi kesehatan otot dan tulang. Cari tahu jenis sepatu apa saja yang sebaiknya dihindari atau dikurangi penggunannya.

Sepatu runcing depan atau pointed shoes

Pointed shoes© Shutterstock

Sepatu jenis ini memang membuat tampilan kaki jadi lebih feminim, seksi, dan menonjolkan kesan formal. Dengan model yang runcing di bagian depan, jari-jari akan tertekan. Sehingga menyebabkan nyeri pada saraf kaki dan lecet.

Bukan hanya perih di bagian kaki, bisa muncul rasa nyeri hingga betis sampai sakit kepala hebat. Pasalnya, saraf tertekan dan darah tak mengalir dengan lancar.

4 dari 4 halaman

Sepatu Hak Tinggi

Selalu masuk dalam daftar sepatu wajib punya, tapi sebenarnya sangat berbahaya bagi kesehatan. Menggunakan sepatu ini seperti jinjit selama berjam-jam.

Begini Cara Memilih High Heels yang Tepat dan Aman© MEN

Tumit bekerja lebih berat menopang tubuh. Risiko pegal, nyeri hingga terkilir sangat tinggi saat mengenakannya. Belum lagi kerusakan saraf serta nyeri punggung. Jika ingin menggunakannya, pastikan tidak lebih dari 1 jam.

Sepatu platform

Sebenarnya sepatu ini mirip dengan sepatu tumit tinggi tapi dengan penyangga lebih besar dan stabil. Bentuknya yang meninggi di bagian tumit membuat kita tidak mengikuti mekanisme berjalan.

Platform shoes© Shutterstock

Efeknya, nyeri saraf kaki, nyeri punggung hingga migrain. Belum lagi risiko terkilir. Jadi, jangan terlalu sering menggunakan sepatu ini.
 
Sumber: Brightside

Beri Komentar