Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tes Swab Pada Anak
Dream - Menjalani tes covid-19 dalam situasi seperti sekarang ini memang cukup menegangkan. Bukan hanya orang dewasa, anak-anak yang melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 juga harus melakukan tes.
Begitu pun anak yang mengalami gejala covid. Dokter bisa merekomendasikan untuk menjalani swab test atau rontgen paru-paru. Tes covid-19 sendiri terdiri dari dua jenis, melalui darah dan swab test.
Untuk tes darah merupakan rapid test yang hasilnya bisa keluar dalam sehari, tapi tingkat keakuratannya tak mencapai 50 persen. Hasilnya bisa saja negatif palsu. Untuk tes swab, memiliki tingkat keakuratan hingga 90 persen.
Bila ingin menjalani tes, akan lebih baik memilih swab test yang hasilnya lebih akurat. Terutama pada anak yang pernah kontak erat dengan pasien Covid-19 positif atau orangtuanya yang ternyata positif Covid-19.
Bagaimana jika anak diminta melakukan test? Lakukan sejumlah persiapan, pertama tentu saja mental. Hasil tes bisa negatif atau positif, untuk itu kesiapan mental sangat diperlukan.
Tak perlu panik, apapun hasilnya ikuti rekomendasi petugas medis, jangan bertindak sendiri karena bisa membahayakan orang sekitar. Bila positif maka harus siap menjalani isolasi baik di rumah maupun di rumah sakit.
Kedua, persiapkan baju ganti, masker, makanan dan botol minum. Bawa alat-alat pribadi agar tak perlu menggunakan dan mencari barang yang dibutuhkan untuk meminimalisir kontak. Stok masker sebanyak mungkin, karena anak mudah sekali membasahi/ mengotori atau menghilangkan masker.
Ketahui tes yang bakal dilakukan
Ketiga, kenali tes yang harus dilakukan. Untuk tes rapid, menggunakan darah. Nantinya darah anak akan diambil kemudian ditetesi pada kit. Cukup praktis, tapi pastinya anak akan kesakitan terkena jarum suntik. Mungkin bisa mengalihkan perhatiannya untuk meredam rasa takut dan sakit.
Bila harus melakukan swab test, jangan kaget dengan alat panjang yang ujungnya terdapat kapas. Alat ini untuk mengambil cairan hidung dan saat diambil akan sedikit sakit. Anak mungkin akan berontak atau bahkan trauma.
Keempat, bawa mainan atau barang favorit anak. Berikan ia mainan atau tablet atau bantal yang bisa dipeluk/ digenggam untuk meredakan panik. Beritahu anak, tes tersebut dilakukan agar ia tak terkena virus nakal. Siapkan stiker lucu untuknya dan berikan setelah tes dilakukan.
Ingat, lebih baik tes dilakukan untuk mengetahui kondisi anak secara detail. Kuncinya, jangan panik.
Disiplin ikuti protokol kesehatan
Saat mendatangi tempat tes tetap lakukan protokol kesehatan dengan baik. Kenakan masker, bisa menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis. Selalu jaga jarak minimal 2 meter. Cuci tangan dengan sabun atau pakai hand sanitizer.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya