7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Gigit Kuku (Foto: Shutterstock)
Dream - Bagi sebagian orang, mengigiti kuku merupakan kebiasaan yang sulit ditinggalkan. Kebiasaan ini Sebagian orang menganggap perilaku menggigit kuku adalah sebuah kebiasaan buruk yang muncul karena rasa panik dan bosan.
Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang melakukan menggigit kuku karena membutuhkan sokongan psikologis. Menurut Kieron O'Connor, seorang peneliti di University Institute of Mental Health, Montreal, Kanada, tidak ada kaitannya antara suasana hati dengan menggigit kuku.
" Orang-orang mengira mereka menggigit kuku ketika sedang stres, tetapi tidak sesederhana itu," kata O'Connor kepada Mental Floss.
Menurutnya, orang juga akan menggigit kuku ketika mereka bosan dan sendirian. Ada kalanya mengigit kuku terasa nyaman, yaitu ketika ia merasa kewalahan oleh situasi yang membuatnya stres. Atau ketika mereka merenungkan beberapa perilaku masa lalu yang membuat mereka merasa malu.
Pada umumnya, menggigit kuku digunakan sebagai pengatur suasana hati. Semacam 'alat' yang digunakan untuk mengalihkan perhatian mereka atau memberikan bantuan sementara (stimulasi) kapan pun perasaan yang tidak diinginkan muncul.
Menggigit kuku rupanya lebih sering terjadi pada seorang perfeksionis. Diketahui mereka yang suka menggigit kuku cenderung menjadi 'organizational perfectionists', atau orang yang cenderung terlalu banyak rencana, bekerja terlalu banyak, dan menjadi gelisah ketika mereka tidak merasa puas dalam melakukan sesuatu.
Sumber: Mental Floss
Laporan: Erisa Riyana
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?