Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Interaksi Dengan Orang Lain Di Kolam Renang Yang Mampu Tularkan Virus Covid-19. Ilustrasi: Hellosehat
Dream- Saat semakin banyak manusia di seluruh dunia menghentikan berbagai kegiatan di luar rumah, beberapa orang gamang tentang apa yang boleh dan tidak semestinya dilakukan oleh mereka.
Pandemi corona ini telah mengubah kebiasaan kita sehari-hari. Tak hanya mengubah cara bekerja, virus corona juga memberikan dampak pada aktivitas olahraga.
Beberapa orang menghentikan aktivitas olahraga di luar ruangan, sebab takut akan tertular virus corona. Olah raga seperti berenang misalnya, banyak orang harus melakukannya di kolam umum.
Namun, di tengah penyebaran wabah ini mereka tak mengunjungi kolam renang umum karena khawatir tertular virus Covid-19. Pertanyaannya, bisakah virus Covid-19 menular saat berenang di kolam renang umum?
Berikut tanggapan Roberta Lavin, seorang profesor kedokteran di Fakultas Keperawatan Universitas Tennessee, melalui laman usms.org.

" Ini sebenarnya adalah virus pernapasan," kata Lavin. Itu artinya bahwa virus tersebut ditularkan melalui tetesan kecil dari ludah dan lendir yang mungkin dikeluarkan saat batuk dan bersin. Tetesan ini dapat menyebabkan infeksi setelah virus memasuki mata, hidung, atau mulut seseorang.
" Kita belum memastikan sampai saat ini. Namun, tidak ada kasus yang dikonfirmasi bahwa itu ditularkan melalui air," kata Lavin. Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat melaporkan pada 10 Maret bahwa virus Covid-19 belum terdeteksi dalam air minum.

" Kabar baiknya adalah jumlah rata-rata klorin yang ada di kolam akan membunuh virus," kata Lavin. Dengan catatan kolam renang dirawat dengan baik, dan bahan kimia disinfektan di dalam air harus cukup untuk membuat virus tidak aktif.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan, " Tidak ada bukti bahwa Covid-19 dapat disebarkan ke manusia melalui penggunaan kolam dan bak air panas. Pemeliharaandan desinfeksi yang tepat (klorin dan bromin) dari kolam dan kolam air panas akan menghilangkan atau menonaktifkan virus yang menyebabkan Covid-19."

Sebagian besar kolam ditempatkan di dalam fasilitas olahraga atau ruang publik lainnya, yang memberikan kemungkinan besar benda-benda di sekitarnya terkontaminasi virus covid-19.
" Apa pun yang mereka sentuh akan terkontaminasi. Akan sulit untuk masuk dan keluar dari kolam tanpa menyentuh apa pun atau berinteraksi dengan orang lain," ungkap Lavin.
Meskipun risiko penularan dari permukaan relatif rendah, terutama jika kita mempraktikkan kebersihan mencuci tangan yang baik, kekhawatiran yang lebih besar adalah orang-orang yang akan kita temui di kolam renang. Mungkin sebaiknya untuk sementara waktu tidak melakukan aktvitas berenang di kolam renang umum.

Sudah sering dikatakan bahwavirus tidak akan menjadi masalah di kolam renang maupun perairan mengalir, kekhawatiran yang lebih besar di sana adalah interaksi dengan orang lain. Sebaiknya untuk sementara waktu temukan cara alternatif untuk berolahraga di rumah.
" Sekarang orang-orang tertentu sangat menularkan virus sebelum mereka memiliki gejala, jadi mereka menyebarkan virus itu di semua tempat sebelum mereka memiliki gejala," kata Lavin.

" Saya akan mengatakan bahwa dimanapun kalian berenang, lakukanlah dalam kelompok kecil sambil menjaga jarak lebih dari 6 kaki di antara satu sama lain," kata Lavin.
" Saya pikir saat ini itulah satu-satunya cara yangaman. Tetapi berenang di kolam renang, masalahnya adalah kamu harus menyentuh pintu dan bangku serta berganti pakaian. Mungkin lebih baik tidak melakukannya," tambah Lavin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya