Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Tips Perawatan Kain Tenun dan Batik

Reporter : Syahid Latif
Senin, 5 November 2018 08:29
Tips Perawatan Kain Tenun dan Batik
Untuk menjaganya, kamu hanya perlu memerhatikan beberapa hal ini.

Dream - Banyak orang enggan memakai batik karena mengira kain khas Indonesia itu hanya bisa dipakai di acara formal. Namun, sebagian orang jarang mengenakan batik karena harganya mahal.

Harga batik yang tinggi disebabkan proses pengerjaannya. Menggunakan teknik tradisional dengan tangan yang membuat motif batik menjadi otentik.

Selain masalah harga, batik yang dikerjakan dengan proses pengerjaan tradisional juga harus dijaga agar warna dan motifnya tidak hilang serta kainnya tidak rusak.

Untuk menjaganya, kamu hanya perlu memerhatikan beberapa hal seperti yang dijelaskan desainer tenun, Didiet Maulana, saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis lalu.

" Perawatannya cukup praktis. Yang paling penting, cuci kain dengan tangan. Cuci menggunakan lerak atau deterjen untuk batik," ungkap dia.

Setelah dicuci, jangan mengeringkan kain dengan mesin pengering agar benang tidak menyusut. " Kalau pakai mesin, nanti kainnya berbulu," tambahnya.

Hindari juga menjemur kain di bawah terik matahari agar warna maupun motif tidak pudar. " Selesai dicuci, di gantung dan diangin-anginkan saja. Matahari bikin pudar, apalagi natural-dyed." .

Beri Komentar