Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Wanita Memakai Kalung Berlian. (Foto: Pixabay)
Dream – Siapa bilang perhiasan hanya bisa dipakai dengan pakaian kasual berwarna netral atau kalem. Perhiasan bisa dipakai dengan berbagai macam warna pakaian.
Kamu hanya perlu mencocokkan warna perhiasan yang dipakai.
" Pakai baju apapun bisa, yang penting perhiasannya senada. Kalau kalungnya rose gold, gelangnya juga rose gold. Begitu juga yang lainnya," kata COO Passion Prive, Airyn Tanu, di Jakarta, ditulis Jumat 2 November 2018.
Kalau ingin mengenakan dua macam aksesori, kata Airyn, harus dicocokkan bentuknya. Misalnya, jika memakai liontin yang besar, antingnya harus sederhana.
“ Kalau pakai cincin besar, nggak perlu gelang lagi,” kata dia.
Airyn menyarankan kamu untuk memakai berlian berwarna rose gold yang cocok untuk kulit dengan warm undertone. Warna rose gold sangat cocok untuk kulit Asia karena membuat warna kulit lebih cerah.
“ Makanya tren berlian dengan warna ini lebih populer dan bertahan sampai sekarang,” kata dia.
Kamu juga bisa mencoba perhiasan campuran rose dan white gold atau yellow gold. Ketiganya menjadi tren warna perhiasan 2019.
" Rose dan white gold sedang populer. Yellow diamond juga melengkapi. Warna kuningnya bukan didapatkan dari kualitas yang menurun, tapi kategorinya fancy yellow diamond dan filosofinya bagus, prosperity,” kata dia. (ism)
Dream - Setiap wanita tentu ingin tampil cantik, tak jarang mereka menambahkan asesoris untuk menambah kecantikannya. Salah satunya perhiasan emas.
Namun kadang tidak semua wanita mampu memilih emas dengan baik yang disesuaikan dengan warna kulit mereka. Sebab warna emas bisa terang atau pun menyala.
Stylist profesional, Carendelano sebagai brand Ambassador USB GOLD memberikan tips agar menciptakan gaya penampilan yang lebih bergaya saat menggunakan perhiasan. Menurut dia, hal terpenting ialah dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing individu.

" Dipakai pagi bisa, tapi harus tahu takaran atau ketebalannya, kalau pagi yang kecil saja. Siang hari boleh, tapi lihat dulu siapa Anda, karakter Anda, pekerjaan atau background anda. Sehingga bisa fit in to your style, mengikuti etikanya," tutur Carendelano saat peluncuran Brand ambasador UBS Gold ‘Confident in Gold' dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 22 Februari 2018.
Carendelano menyarankan dalam pemakaian acara malam yang lebih formal, bisa memilih emas yang lebih glamour. Dan usahakan dalam pemakaian emas yang yang tebal saat ke kantor sebaiknya dihindari.
" Kalau kerjanya di entertaint, PR atau creative, bekerja di fashion, bisa pakai statement necklace. Untuk perempuan dengan gaya minimalis, yang senang pakai baju putih, hitam atau abu-abu, di saat dia memilih perhiasan, perhiasan paling simpel yang akan dipakai. Seminimalis perempuan itu, dia pasti bisa memakai emas," ucapnya.
Sementara menurut Creative Director UBS Gold, Erwin Suganda perempuan itu memang perlu tampil gaya agar bisa memaksimalkan penampilan.
Dari situlah bisa memilih mesin dengan teknologi Italia, sehingga emas tak lagi hanya berwarna ‘ngejreng’, tapi juga warna hitam (black gold) atau rose gold.
" Emas juga bisa dbuat dengan rantai, kawat, tambang atau link dengan karat yang bermacam-macam mulai dari 18-9 karat," kata Erwin Suganda. (ism)
Dream - Dian Sastrowardoyo ternyata salah satu artis penggoleksi perhiasan. Hobi ini telah baru digelutinya menjelang pernikahannya dengan suaminya, Maulana Indraguna Sutowo, pada tahun 2010.
" Aku baru mulai menggeluti perhiasan terus terang pas dekat-dekat mau menikah," kata Dian Sastrowardoyo saat di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat 27 Juli 2018.

Foto : akun @therealdisastr
Dian menceritakan pengethuannya tentang jenis perhiasan diperoleh dari mertuanya. Ternyata, lanjut Dian, sang mertua juga termasuk salah satu penggemar dan kolektor perhiasan.
" Aku banyak belajar dari keluarga suami aku," ucapnya.
Dengan kegemarannya barunya itu, Dian mengaku kini lebih memilih membeli perhiasan dibandingkan item fashion seperti makeup, tas dan sepatu. Alasannya, harga jual perhiasan terus mengalami kenaikan.
" Dari situlah kalau misal punya uang lebih daripada cuma beli baju atau tas makeup atau sepatu aku juga kadang beli perhiasan," paparnya.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya