7 Merek Streetwear Terbaik di Dunia, Hypebeast Abis!

Reporter : Idho Rahaldi
Selasa, 9 Oktober 2018 19:15
7 Merek Streetwear Terbaik di Dunia, Hypebeast Abis!
Seiring meningkatnya popularitas gaya hypebeast, lantas apa saja merek streetwear ternama yang banyak menarik perhatian penggemar fashion di dunia?

Dream - Beberapa brand streetwear terkenal di dunia banyak yang dimotori oleh penggiat olahraga aksi atau seniman jalanan.

Lewat kultur jalanan seperti musik hip-hop, punk, skateboard, surfing hingga seni jalanan (street art) seperti graffiti ikut mempengaruhi dan menjadi inspirasi bagi berkembangnya streetwear menjadi besar seperti sekarang ini.

Di dunia fashion, streetwear sendiri mengacu pada aneka macam pakaian yang sering dipakai di jalanan, yang cenderung casual dan non formal.

Contohnya seperti graphic t-shirt, celana jeans, hoodie, sweatshirt, snapback hingga sepatu sneakers. Kebebasan berekspresi menjadi pijakan bagi kebanyakan brand-brand streetwear untuk menarik penggemar terutama dari kalangan muda.

Seiring meningkatnya popularitas gaya hypebeast, lantas apa saja merek streetwaer ternama yang banyak menarik perhatian penggemar fashion di dunia?  Berikut 7 diantaranya.

1 dari 2 halaman

Ada yang Punya?

1. WTAPS

 Hypebeast© dream.co.id

Merek ini berawal dari jalan Harajuku, kota Tokyo pada tahun 1993. Seorang pria yang terinsipari dengan berbagai gaya di sana, Tetsu Nishiyama yang dikenal dengan TET akhirnya membuat clothing label bernama WTAPS pada tahun 1996.

Clothing line yang dikembangkan TET berakar pada kehidupan sehari-hari dengan konsep “ Placing things where they should be”.

2. Carhartt WIP

 Hypebeast© dream.co.id

Siapa sangka jika sebuah merek yang dibuat untuk seragam buruh di Amerika pada tahun 1800-an kini bermutasi menjadi streetwear berkelas di dunia.

Yup, sejak diluncurkan pada tahun 1994, Carhartt WIP (singkatan dari 'Work In Progress') , telah bertransformasi menjadi salah satu merek streetwear terbesar di planet ini.

3. Off-White

 Hypebeast© dream.co.id

Diluncurkan pada 2013, Off-White hadir dengan garis desainnya yang bergaya urban (streetwear) namun dikemas dalam konsep yang luks (high-end). Adalah Virgil Abloh, sang pendiri sekaligus direktur kreatif Off-White.

Sebelum mendirikan Off-White, Virgil pada 2002 bekerja untuk Kanye West sebagai konsultan kreatif saat usianya 22 tahun.
Virgil mulai berkiprah di dunia mode pada 2009 saat mendapat kesempatan magang bersama Kanye di rumah mode Fendi.

Empat tahun kemudian, Virgil memberanikan diri membangun label sendiri bernama Pyrex hingga akhirnya ditutup pada 2013. Sebagai penggantinya, Virgil mendirikan Off-White.

4. BAPE

 Hypebeast© dream.co.id

Nama brand streetwear asal Tokyo, Jepang ini terinspirasi dari sebuah film populer Planet of the Apes. Dari film itu, muncullah nama " A Bathing Ape" atau dikenal juga dengan " BAPE" .

Nigo adalah sang pendiri A Bathing Ape yang memiliki karakter original dan produk fashion yang ikonik seperti " Ape Head" , " Bape Camo" , " Shark Hoodie" , " Baby Milo" , dan lainnya.

Kemunculan A Bathing Ape yang sensasional menarik perhatian pecinta fashion dan menjadi ikon streetwear Jepang yang dikenal di seluruh dunia.

2 dari 2 halaman

Hypebeast Abis!

5. A COLD WALL*

 Hypebeast© dream.co.id

Didirikan pada tahun 2015, merek ini menciptakan konsep figuratif yang ada pada manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Samuel Ross adalah pemilik brand asal UK yang lahir di Brixton , memiliki perhatian terhadap produk-produk kurasi, label streetwear ini menyajikan pakaian dasar seperti t-shirt logo yang dibuat dengan tangan, dimana masing-masing bagiannya diwarnai dengan logo yang ditempel oleh perancang sendiri.

Brand ini mulai tumbuh dengan cepat dalam popularitas dan menjadi salah satu merek revolusioner dan tren dunia dalam streetwear brand.

6. Stüssy

 Hypebeast© dream.co.id

Pada tahun 1980, Shawn Stussy menuliskan tanda tangan dengan marker di papan selancar hasil buatannya.

Tanda tangan itu lalu ditempelkan pada papan selancar di daerah pantai Laguna, California yang kemudian menjadi logo resmi Stüssy.

Ia mengembangkan bisnisnya dengan menjual berbagai macam pakaian, membuka beberapa toko pada tahun 1990-an, dan menuai kesuksesan di kemudian hari.

Selanjutnya, Stüssy menjadi brand streetwear yang sangat berpengaruh di dunia fashion dan menjadi favorit banyak orang.

7. Supreme

 Hypebeast© dream.co.id

Supreme, merek streetwear ini dikenal dengan logonya yang berbentuk kotak berwarna merah dan huruf Futura Heavy Oblique di dalamnya. Adalah James Jebbia sang arsitek di balik kesuksesan Supreme yang kemudian dikenal di seantero dunia. Supreme yang diluncurkan pada tahun 1994 sangat lekat dengan kultur jalanan terutama skateboard.

Hal itu dibuktikan Supreme dengan menyediakan peralatan skateboard dan tempat yang luas untuk mengakomodasi para skaters di toko pertamanya di Lafayatte Street, Manhattan, New York. Selain perlengkapan skateboard, Supreme menyediakan beragam produk fashion seperti kaos dengan bahan katun, kemeja, celana, bomber jacket, sweater, hoodie, dan sebagainya.

Supreme juga kerap berkolaborasi dengan brand-brand terkenal lainnya untuk menarik audiens lebih banyak lagi. Kolaborasi Supreme dengan beberapa merek fashion terkenal seperti Vans, Nike, Timberland, Levi's, Comme des Garçons, The North Face diwujudkan dalam produk-produk terbaru yang berkualitas tinggi. Produk-produk Supreme umumnya diproduksi secara terbatas dan menjadi incaran penggemar streetwear untuk dikoleksi.

(Sumber: fashionbeans.com)

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis