7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Siapa di sini yang memiliki kebiasaan menekan tombol snooze saat alarm berbunyi untuk menunda bangun di pagi hari?
Kebiasaan buruk ini perlu ditiadakan.

Tidur lebih lama dari waktu yang diinginkan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Hal tersebut juga bisa jadi tanda timbulnya penyakit seperti diabetes, jantung atau stroke.
Kamu perlu tahu bahwa tidur berlebihan menyebabkan kelelahan, gelisah, sampai sakit punggung. Untuk mencegah timbulnya penyakit itu, berikut ada solusi yang berhasil dilansir dari Miss Kyra:
Tahan diri untuk menekan tombol snooze pada alarm di pagi hari. Bangunlah dari tempat tidur tepat saat alarm itu atau bangun tanpa harus menggunakan alarm sama sekali, agar membuat tubuh bangun secara alami.

2. Pertahankan rutinitas tidur
Bangun di jam yang sama setiap hari, baik itu hari kerja atau akhir pekan.
Mungkin akan butuh waktu untuk terbiasa. Namun, pastikan jadwal tidur tetap sama dan tidak tidur berlebihan meski di akhir pekan.
Tidur siang akan menyebabkan kelelahan sepanjang hari.
Jika tidur siang, akan sulit tidur di malam hari. Tetaplah bangun di siang hari untuk memperbaiki pola tidur.

4. Hindari gadget sebelum tidur
Setiap orang pasti pernah mendengar nasihat dari sang ibu yang memberi tahu untuk tidak menggunakan ponsel, tablet, dan bahkan eBook di malam hari, tetapi kita seringkali tidak mendengarkan.
Jika ingin memperbaiki pola tidur, hindari diri dari gadget akan sangat membantu untuk tertidur di malam hari. Hal tersebut juga mencegah ketegangan mata, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur.
Dream - Sebelum masa karantina, mungkin kamu termasuk tipe perempuan yang mengalami kesulitan tidur. Yang mengherankan, di masa jaga jarak (social distancing) seperti saat ini kamu justru semakin gampang tidur.
Jika biasanya sangat sulit mendapatkan waktu istirahat yang cukup, kini kamu lebih sering berada di tempat tidur bahkan sampai ketiduran. Jadi jangan heran jika ada yang menyebut kamu Pelor atau `Nempel Molor`.
Tapi ingat ya, terlalu banyak tidur juga tidak baik bagi kesehatan.
Dilansir dari Miss Kyra, berikut tips mengatur jam tidur saat menjalani masa social distancing.
© © Khidr Al-Zahrani
Menghabiskan waktu di rumah bisa membuatmu merasa malas. Kamu melakukan semua kegiatan di tempat tidur. Untuk mengatasinya, jauhi tempat tidur ketika beraktivitas. Pergilah ke tempat tidur hanya ketika ingin beristirahat.
2. Mengontrol Jadwal
© © Dream
Kontrol waktu beraktiivitas dan beristirahat. Mungkin, kamu tidak akan langsung tertidur ketika ada di tempat tidur. Tapi, cara ini akan mempermudah tidur di waktu yang sudah ditentukan.
© © Dream
Berolahraga akan memperlancar peredaran darah dan membuat kita lebih mudah tertidur. Tapi, jangan berolahraga sebelum tidur. Lakukanlah di pagi, siang atau sore hari.
4. Mendengarkan ASMR
© © Dream
ASMR atau autonomous sensory meridian response membantu menenangkan pikiran dan mempermudah tertidur. Dengarkanlah beberapa audio ASMR yang dapat membuatmu tenang.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?