Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Wagub Amin Resmikan Kampung Wisata Halal Kangkong. (Foto: Pusat Kajian Keuangan Negara)
Dream - Sektor pariwisata halal semakin berkembang di Indonesia. Terbukti dengan semakin banyak hadirnya destinasi-destinasi wisata baru yang mengusung konsep halal.
Salah satu contohnya adalah kampung wisata halal yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Yup, Pemkot Mataram merancang pengembangan sebuah kampung wisata halal di Lingkungan Karang Jangkong, Kecamatan Cakranegara. Kampung ini diklaim sebagai kampung wisata halal pertama di NTB lho.
Lingkungan Karang Jangkong (Kangkong) Halal Tourism Town ini digagas oleh Ida Wahyuni Sahabudin bersama Kelompok Sadar Wisata Lingkungan Kangkong. Inisiatif komunitas tersebut dalam menciptakan kampung wisata halal mendapatkan apresiasi dari Pemkot Mataram.
Kampung Wisata Halal Kangkong ini pun diunggulkan sebagai tujuan wisata religi baru di Mataram selain Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.
Ida Wahyuni Sahabudin mengatakan, kampung wisata halal menawarkan berbagai paket wisata halal yang dapat dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara.
" Beberapa program yang dilaksanakan, antara lain, pusat kuliner tradisional halal, pondok wisata halal, rumah pintar dan wisata religi," ujar Ida seperti dikutip dari Antara.
Untuk pusat kuliner tradisional halal, di Kangkong tidak diperbolehkan menjual minuman keras baik tradisional maupun pabrikan. Begitu juga dengan makanan serta jajanan tradisional, diproduksi dengan standar halal yang telah ditetapkan.
Kampung ini juga menawarkan program pondok wisata halal, yakni berupa penginapan di rumah warga dengan mengikuti standar halal. Menariknya, ada aturan unik yang ditetapkan di sana yakni para tamu tidak diboleh menggunakan celana pendek dan diharuskan mengenakan sarung.
" Selama berada di pondok halal, mereka harus menggunakan sarung. Pondok halal dilengkapi juga dengan arah kiblat dan alat sholat," jelas Ida.
Ulasan selengkapnya tentang kampung wisata halal yang unik ini bisa dilihat di sini.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya