Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Selain Paru-Paru, Virus Corona Covid-19 Juga Menyerang Jantung dan Ginjal

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 22 April 2020 16:44
Selain Paru-Paru, Virus Corona Covid-19 Juga Menyerang Jantung dan Ginjal
Selain paru-paru, virus corona juga menyerang jantung, ginjal dan sistem pencernaan.

Dream – Selain paru-paru, Covid-19 ternyata juga menyerang jantung. Di Korea Selatan dilaporkan terdapat kasus penyakit jantung yang disebabkan olef infeksi Covid-19.

Menurut World of Buzz, laporan ini menunjukkan bahwa virus yang menginfeksi seseorang dikhawatirkan dapat menyebabkan komplikasi yang lebih luas daripada hanya sekedar gangguan pernapasan.

Proses infeksi tersebut dapat digambarkan, reseptor virus corona tidak hanya ditemukan di paru-paru saja, namun juga di bagian ginjal, saluran pencernaan, dan juga jantung.

Dokter Kim Woo-joo dari Rumah Sakit Universitas Korea di Guro mengatakan, itulah mengapa Covid-19 menyebabkan peradangan pada organ lain selain paru-paru.

1 dari 4 halaman

Kasus Pertama Menyerang Wanita Muda

Kasus tersebut menimpa seorang wanita berusia 21 tahun dari Daegu. Awalnya ia tidak memiliki riwayat penyakit peradangan pada jantung. Namun akibat dia terinfeksi Covid-19, ia mengalami peradagangan pada jantung.

Daegu adalah kota yang terinfeksi paling parah di Korea Selatan dengan jumlah 64% dari total jumlah infeksi di Korea Selatan.

Sementara pasien wanita itu pada awalnya hanya menunjukkan gejala berupa batuk, sakit tenggorokan, demam dan diare. Lalu ia mulai mengalami kesulitan bernapas yang sangat parah dan harus dibawa ke Rumah Sakit Dongsan University Keimyung, dan hanya tiga hari dia sudah terdiagnosis dengan Covid-19.

2 dari 4 halaman

Infeksi Menyebar ke Paru-Paru dan Jantung

Dokter Kim In-cheol, ahli jantung yang menangani pasien wanita itu, menginformasikan gambar MRI, X-Ray dan CT scan menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Tanda-tanda itu berupa infeksi jelas di paru-paru dan jantung.

“ Scan pada dadanya menunjukkan pembengkakan jantung dan infeksi virus pada paru-parunya, seperti warna keruhnya kacang tanah,” ungkapnya.

Ia menambahkan kemampuan jantungnya untuk memompa darah sudah terganggu dan dia harus dirawat selama satu bulan di RS. Bahkan seperempat dari waktu itu dihabiskan di ruang ICU.

3 dari 4 halaman

Virus Corona Sebabkan Kerusakan Jantung yang Parah

Ahli jantung tersebut menyebut meski wanita itu sudah pulih, namun kerusakan jantung akibat virus dapat terbukti bertahan lama. Sayangnya, gadis muda ini hanyalah satu dari banyak kasus yang menunjukkan gejala kerusakan jantung serupa.

Menurut dokter Kim In-cheol, hampir setengah dari pasien yang terinfeksi parah dirawat di RS menunjukkan gejala masalah jantung akibat infeksi virus corona Covid-19. Kasusnya bahkan dilaporkan lebih tinggi.

Kerusakan jantung pada pasien dideteksi menggunakan metode yang sangat sensitif seperti tingkat pemindaian protein, yang dikenal sebagai troponin, dalam darah biomarker dari cedera miokard.

“ Orang-orang dengan kondisi jantung berada pada peningkatan risiko infeksi Covid-19 yang lebih parah,” jelas Dokter Kim In-cheol.

4 dari 4 halaman

Kemungkinan Terburuk dari Kegagalan Multi Organ

Dokter spesialis penyakit menular, dr. Kim Woo-joo, mengatakan, dalam kasus terparah, seorang pasien meninggal karena kegagalan sistem multi organ, tidak hanya paru-paru tapi juga menyerang jantung, ginjal dan sistem pencernaan.

Meski demikian gejala Covid-19 sebagian besar hadir dalam sistem pernapasan dan masih belum jelas apakah virus ini lebih membahayakan ke organ jantung.

Beri Komentar