3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
PeduliLindungi (Shutterstock.com)
Dream - Kementerian Kesehatan telah melengkapi aplikasi PeduliLindungi dengan sertifikat vaksin internasional. Hal ini untuk mengantisipasi tidak dikenalnya sertifikat vaksin Indonesia di luar negeri.
Chief of Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji, mengatakan format sertifikat vaksin internasional telah disesuaikan dengan standar WHO. Sertifikat akan mencantumkan kode QR yang bisa dibaca di luar negeri.
" Sertifikat vaksin internasional dapat digunakan oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bukti telah menerima vaksinasi primer lengkap," ujar Setiaji, dikutip dari laman Kemkes.
Keberadaan sertifikat vaksin internasional memudahkan WNI keluar negeri untuk berbagai kepentingan. Terutama untuk kebutuhan perjalan ibadah haji dan umroh.
" Meskipun demikian, sertifikat ini hanya sebagai dokumen kesehatan dan pelaku perjalanan tetap wajib mematuhi peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku di masing-masing negara," kata Setiaji.
Demikian halnya dengan jenis vaksin yang diterima. Jenis vaksin mengacu kepada kebijakan yang diberlakukan di masing-masing negara tujuan.
Untuk membuat sertifikat vaksin internasional, begini caranya:
1. Update aplikasi PeduliLindungi dengan versi terbaru,
2. Login ke aplikasi PeduliLindungi dengan akun yang terdaftar,
3. Masuk ke menu 'Sertifikat Vaksin',
4. Pada bagian 'Sertifikat Perjalanan Luar Negeri, klik ikon '+',
5. Centang nama pengguna yang akan dibuatkan sertifikat vaksin internasional, lalu klik 'Selanjutnya',
6. Pilih negara tujuan, klik 'selanjutnya' dan 'konfirmasi',
7. Sertifikat dibuat dan sudah aktif, lalu klik 'Lihat Detail'.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini