Ahmad Dhani Jadi Tersangka Kasus 'Video Idiot'

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Oktober 2018 15:05
Ahmad Dhani Jadi Tersangka Kasus 'Video Idiot'
Ujaran tersebut diucapkan Dhani dalam sebuah video yang disiarkan langsung melalui media sosial.

Dream - Polda Jawa Timur menetapkan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka pencemaran nama baik. Musisi yang juga sebagai politisi Partai Gerindra ini dinilai telah mengucapkan hinaan berupa kata 'idiot'.

" Yang bersangkutan, saudara AD alias Ahmad Dhani kami tetapkan sebagai tersangka atas laporan pencemaran nama baik karena ujaran I (idiot)," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 18 Oktober 2018.

Ujaran tersebut diucapkan Dhani dalam sebuah video yang disiarkan langsung melalui media sosial. Ucapan tersebut ditujukan kepada para peserta unjuk rasa yang menolak deklarasi #2109GantiPresiden di Surabaya.

 Ahmad Dhani Unggah Foto Mulan Jameela Tak Mengenakan Hijab© MEN

Subdit Cyber Crime Ditres Kriminal Khusus Polda Jatim sempat memanggil Dhani pada Jumat 28 September 2018. Dhani diperiksa terkait video tersebut, namun musisi senior itu tidak hadir.

" Kami sampaikan secara resmi yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan masih mencari penasihat, kuasa hukum," kata Frans pada Jumat.

1 dari 3 halaman

Datang 3 Hari Setelah Pemanggilan

Dhani baru memenuhi panggilan pada Senin, 1 Oktober 2018. Dia tiba di Mapolda Jatim pukul 15.05 WIB dan langsung memasuki ruangan pemeriksaan.

" Masalahnya ya nanti aja lah, yang jelas yang penting saya datanglah," ujar Dhani kala itu.

Penetapan tersangka ini didasarkan adanya laporan dari Koalisi Bela NKRI. Dhani sempat menyindir pihak pelapor dengan menyebut ke-GR-an.

 Ahmad Dhani : Maia Tanya -Tanya Hijab Ke Mulan Jameela© MEN

Dhani beralasan kata 'idiot' yang dia ucapkan bukan ditujukan kepada para peserta demo menolak deklarasi #2019GantiPresiden. Tetapi, kepada orang yang menghalanginya saat berada di hotel.

" Padahal video itu saya tujukan untuk orang-orang di dalam hotel, bukan yang ada di luar hotel. Intinya seperti itu, yang saya bilang idiot itu yang menghalangi saya di dalam hotel untuk keluar, lah kok dia ngerasa itu dari mana," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Dian Kurniawan

2 dari 3 halaman

Bicara Nasib Jokowi dan Rhoma Irama, Ahmad Dhani Dicibir

Dream - Ahmad Dhani memprediksi nasib dua pesohor negeri ini, Presiden Jokowi dan Rhoma Irama. Menurut artis yang maju sebagai calon legislatif itu, Jokowi bakal mudah dilupakan, tak seperti Rhoma yang menjadi Raja Dangdut.

" 100 TAHUN LAGI, ORANG LUPA SIAPA ITU JOKOWI... TAPI RHOMA IRAMA TAK KAN TERLUPAKAN," tulis Ahmad Dhani di akun Instagram, diakses Dream, Kamis 11 Oktober 2018.

Pada unggahan itu, mantan suami Maia Estianty itu mengunggah fotonya bersama Rhoma Irama. Dhani dan Rhoma memang sama-sama mendukung Prabowo Subianto, lawan Jokowi dalam Pilpres 2019.

      View this post on Instagram

100 TAHUN LAGI , ORANG LUPA SIAPA ITU JOKOWI... TAPI RHOMA IRAMA TAK KAN TERLUPAKAN

A post shared by Ahmad Dhani Prasetyo (@ahmaddhaniprast) on

Unggahan Ahmad Dhani ini langsung diserbu komentar warganet. Cibiran pun membanjiri kolom komentar ayah dari AL, El, dan Dul, ini.

" Ini namax org B**o Tpi Sok PINTAR, dmna2 PRESIDEN psti msk sejarah, kcuali mmg ada kbencian yg mndalam Dr kmu ... aplgi kl 2priode tar," tulis akun @ryo_candra.

" Tunjukan prestasi, visi, dan misimu biar masyarakat bisa punya perbandingan dalam pilpres nanti.jangan hanya cari kekurangan pak jokowi.@ahmaddhaniprast bukanya anda musisi yg cerdas.lupa ya masyarakat sekr sudah pada cerdas2 GK ngaruh dengan hal2 yg GK penting seperti postingan2 anda," tulis akun @ayu_triwijaya84.

" Ya engga mungkinlah, orang itu bagian dari sejarah indonesia kok," tulis akun @kirana.ninda.

" Hanya kanjeng nabi muhammad SAW yg takkan pernah terlupakan.. Jokowi atau rhoma irama 10 tahun lagi juga terlupakan," kata akun @ahmad_alfyan.

3 dari 3 halaman

Ahmad Dhani: NKRI Harga Mati...

Dream - Musisi Ahmad Dhani menanggapi komentar terkait kalau dirinya ingin mengganti pancasila sebagai dasar negara.

Tanggapan itu dibuat dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, @ahmaddhaniprast.

" Anda dungu, jika berfikir bahwa saya ingin menggantikan dasar negara Pancasila," ujar akun @ahmaddhaniprast.

Dhani juga menuding orang yang menganggap tagar #2019GantiPresidenmerupakan gerakan yang ingin mengubah dasar negara, Pancasila, adalah salah. 

" Anda seorang yang dungu jika berfikir bahwa gerakan ganti presidena adalah gerakan ingin mengganti sistem Pancasila, dungu sekali," ucap dia.

Pentolan Dewa 19 itu menegaskan, dirinya sangat cinta dengan Indonesia.

" Karena seluruh jajaran TNI tahu siapa saya, tahu warna darah saya, tahu bahwa saya NKRI, harga mati," kata dia.

 

 

Beri Komentar